Prasetya Online

>

Berita UB

Dosen TI-UB Raih Best Presenter pada Konferensi Internasional 11th ISIEM

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFT pada 29 November 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 377

L Tri Wijaya Nata Kusuma, ST., MT (Kiri)
L Tri Wijaya Nata Kusuma, ST., MT (Kiri)
Dosen Teknik Industri Universitas Brawijaya (TI-UB), L. Tri Wijaya Nata Kusuma, ST., MT., berhasil memperoleh penghargaan sebagai Best Presenter pada The 11th International Seminar on Industrial Engineering & Management (11th ISIEM) yang diselenggarakan di Makassar, pada (27/11-29/11/2018).

Dosen yang sedang menempuh pendidikan doctoral di National Central University (NCU) Taiwan ini memaparkan penelitiannya dengan judul Advanced ERP Application for  Marine Trasnportation Industry in The South Asia Pacific Country: A Case Study.

Dalam paparannya, Tri menyampaikan peran vital industri transportasi laut. Kebutuhan akan konektivitas transportasi laut antar daerah yang efektif dan efisien menjadi agenda bersama. Penelitian sendiri mengambil tempat di daerah Asia Pasifik.

Dengan jumlah negara anggota sebanyak 14 negara, perkembangan ekonomi di daerah ini mencapai 5,3 %, lebih tinggi dari rata-rata dunia yang berada di kisaran 3,2 %. Hal ini didukung karena situasinya masih tergolong kondusif bila dibandingkan di daerah lain.

“Hampir 70% dari perdagangan dunia mengambil tempat di negara-negara Asia Pasifik. Kita mencoba mengembangkan IT Support System untuk mendukung pelayanan operasional transportasi laut tiga negara, Indonesia, Malaysia, dan Amerika Serikat,” ujar Tri.

Penelitian ini membandingkan perkembangan sistem transportasi laut di tiga negara seperti Amerika Serikat karena merupakan negara pertama yang menerapkan tol laut.

Sedangkan Malaysia dan Indonesia merupakan wilayah Asia Pasifik dengan kondisi geografis wilayahnya yang cenderung mirip sebagai negara kepulauan.

Aplikasi Marine Highway Tech
Aplikasi Marine Highway Tech
Sementara, IT Support Sistem diwujudkan dalam bentuk aplikasi yang bisa diunduh melalui Google Play Store. Fungsinya untuk mengintegrasikan seluruh proses administrasi stakeholder pelabuhan dalam mendukung program tol laut.

“Saat ini sudah bisa diunduh di play store. Tapi masih berupa prototype,” kata dosen yang pernah menjadi Kepala Laboratroium Statistik dan Rekayasa Kualitas (SRK) ini.

Tri menambahkan nantinya pengguna eksternal bisa mengakses untuk upload seluruh proses administrasi pengiriman barang baik izin ke otoritas pelabuhan, pemerintah (pajak dan Dinas Perhubungan), shipping company, dan operator kapal (untuk update posisi kapal dan container link dengan google maps).

“Jadi semua selesai hanya dalam satu aplikasi di mobile phone. Gak perlu proses offline ke kantor-kantornya,” imbuhnya.
Terkait penghargaan Best Presenter yang diraihnya pada konferensi 11th ISIEM Tri mengaku agak kaget. Dosen alumni TI-UB ini merasa masih perlu banyak belajar. Tri berterima kasih atas dukungan para pembimbing, reviewer, dan panitia.

“Alhamdulillah para reviewer sangat apresiasi tentang ide dan implementasinya sangat up to date. Semoga ikhtiar kami ini membawa manfaat dan kontribusi untuk umat,” tutupnya. (and/Humas UB)

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID