Prasetya Online

>

Berita UB

Dosen FTP Ikut Rancang Kualifikasi Kopi Nasional Indonesia

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaftp pada 13 September 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 291

Peserta Konsensus KKNI Pengelolaan Budidaya Kopi
Peserta Konsensus KKNI Pengelolaan Budidaya Kopi
Wenny Bekti Sunarharum, STP. M.Food.St. Ph.D., pakar kopi dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya ikuti Konsensus Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Bidang Pengelolaan Budidaya Kopi. Kegiatan ini diadakan Pusat Pelatihan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian Indonesia, selama dua hari (23-24/8/2018) di Onih Hotel Bogor.

Agenda utama kegiatan tersebut adalah merancang KKNI bidang pengelolaan budidaya kopi yang akan menjadi kebijakan pemerintah bertanda tangan Menteri Pertanian Republik Indonesia. KKNI yang dimaksudkan adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi.

Nantinya hasil konsensus ini akan digunakan sebagai acuan dalam sertifikasi uji kompetensi bidang budidaya kopi mulai dari perencanaan budidaya tanaman kopi hingga pelaksanaan panen dan pasca panen. Sehingga kedepannya para petani atau pembudidaya kopi, alumni sekolah-sekolah atau lembaga pelatihan, alumni  sekolah vokasi, maupun staf perusahaan swasta yang bergerak dalam budidaya kopi bisa memiliki kompetensi sesuai standar. Dengan demikian biji kopi yang dihasilkan akan sesuai standar kualitas dan kuantitas termasuk untuk kopi Luwak.

Para perancang yang turut hadir dalam konsensus tersebut adalah para pakar dari berbagai organisasi profesi/asosiasi, praktisi, akademisi dan birokrat seperti Sekretariat PPSDM Pertanian, Sekretariat Dirjen Perkebunan, Direktorat Bina Standardisasi Kompetensi dan Pelatihan Pekerjaan, Kemenaker, Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud, Pusat Pendidikan Pertanian, Pusat Penyuluhan Pertanian, beberapa Sekolah Tinggi Pertanian, Balai Besar Pelatihan Pertanian, Ditjenbun, beberapa Disbun, Balai Penelitian Tanaman Industri, Sekolah Vokasi IPB, FTP Universitas Brawijaya, PTPN XII, Dewan Kopi Indonesia, Specialty Coffee Association Indonesia (SCAI/AKSI), Gabungan Asosiasi Ekspor Kopi Indonesia (GAEKI), LSP Kopi, SCOPI Jakarta, beberapa pengusaha dan praktisi kopi Indonesia. [dse/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID