Prasetya Online

>

Berita UB

Dosen FTP Bina Agroindustri Desa Kidal

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaftp pada 26 October 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 165

Penyerahan Alat Kepada Kelompok Agro Industri Desa Kidal Tumpang Kabupaten Malang
Penyerahan Alat Kepada Kelompok Agro Industri Desa Kidal Tumpang Kabupaten Malang
Kegiatan Pengabdian Masyarakat  melalui program Doktor Mengabdi merupakan salah satu program unggulan Universitas Brawijaya yang bertujuan untuk meningkatkan sinergitas  antara Universitas dengan masyarakat (University – Community Engagement) melalui aplikasi teknologi atau hasil penelitian dosen kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Tim PKM DM yang dimotori oleh Sri Suhartini, PhD , dosen jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian berkomitmen untuk membina ibi ibu prasejahtera dari Persatuan Keluarga Harapan di Desa Kidal melalui pengembangan kegiatan usaha ekonomi kreatif.

Diperkuat oleh tim dosen dari lintas jurusan dan fakultas, kegiatan tersebut terdiri dari  pelatihan, sosialisasi dan diseminasi teknologi kepada masyarakat peserta. Kegiatan yang telah dilakukan sejak awal Juli 2018, telah berhasil menginisiasi pembentukan tiga kelompok agroindustry (community-based agroindustry) berbasis olahan buah nangka (selai, sari buah dan dodol) sebagai produk unggulan desa Kidal Lembah Tumpang Kabupaten Malang.

Pada tanggal 22 Oktober 2018, tim LPPM UB yang diketuai oleh Dr. Susinggih Wijana, telah melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan PKM DM di Desa Kidal. Pada kegiatan monev tersebut, ketua tim mone LPPM menyampaikan kepada peserta dan kepala desa, bahwa dibutuhkan komitmen yang sangat tinggi baik dari pihak pemerintah desa maupun anggota kelompok agroindustri untuk mencapai keberhasilan usaha.

Selain itu, pemerintah desa juga perlu segera menerapkan BUMDES untuk menunjang kegiatan usaha kreatif dari masyarakat sekitar desa Kidal. Hal ini ditunjang juga dengan adanya Candi Kidal, yang menjadikan desa Kidal berpotensi untuk dikembangkan menjadi contoh Desa Wisata yang berbasis budaya dan agroindustri. Setelah kegiatan monev, ketua Tim DM  juga menyerahkan bantuan alat kepada kelompok agorindustri yang terbentuk, yaitu agroindustri olahan nangka dan sablon.

Pemberian alat ini bertujuan untuk mendorong kegiatan produktif dari kelompok yang telah terbentuk tersebut. Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Tim DM di desa Kidal, akan terus dilakukan hingga periode November/Desember 2018. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan kegiatan ini di tahun berikutnya. (SSH/Humas UB)

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID