Prasetya Online

>

UB News

Disertasi Mustakim:Reformulasi Pengaturan Pembatasan Kendaraan Perseorangan

Print version PDF version RTF version
Submit by oky_dian on March 25, 2019 | Comment(s) : 0 | View : 475

Mustakim, S.H., M.H
Mustakim, S.H., M.H
Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Brawijaya (UB), Kamis (14/03/2019), menyelenggarakan ujian akhir disertasi Mustakim, S.H., M.H. Ujian terbuka ini digelar di Ruang Auditorium Gedung A, Lantai 6 Fakultas Hukum Universitas Brawijaya dengan promotor Prof. Dr. Moch. Bakri, S.H., M.S., dan Ko-Promotor Dr. Istislam, S.H., M.Hum. dan Dr. Yuliati, S.H., LL.M.

Tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Moch.Bakri, S.H., M.S, Dr. Istislam, S.H., M.Hum., Dr. Yuliati, S.H., LL.M., Prof. Dr. Sudarsono, S.H., M.S, Dr. Abdul Madjid, S.H., M.Hum., Dr. Tunggul Anshari S.N., S.H., M.H., dan Dr. Bambang Winarno, S.H., S.U., serta Dr. Emanuel Sudjatmoko, S.H., M.S. penguji tamu dari Universitas Airlangga. Dalam ujian tersebut Mustakim mempertahankan disertasinya yang berjudul "Reformulasi Pengaturan Pembatasan Kendaraan Perseorangan Dalam Mewujudkan Kelancaran Dan Keadilan Berlalu Lintas Di Indonesia" untuk mendapatkan gelar doktor ilmu hukum.

Dalam penelitiannya Mustakim menggunakan pendekatan penelitian filosofis, konsep, perundangan dan perbandingan yang dilatarbelakangi oleh adanya peraturan pembatasan kendaraan yang tidak dapat menyelesaikan masalah kemacetan dan justru menimbulkan persoalan hukum yang berupa ketidakjelasan dan ketidaklengkapan cara pembatasan kendaraan perseorangan yang merugikan hak konstitusional warga negara sebagaimana dijamin Undang-Undang Dasar Indonesia 1945, sehingga ketentuan pembatasan kendaraan perseorangan sebagaimana diatur dalam ketentuan tersebut menimbulkan permasalahan secara filosofis, yuridis, dan teoritis.

Sehingga untuk menghindari tumpang tindih pengaturan pembatasan kendaraan perseorangan yang merugikan masyarakat pengguna jalan, kiranya dilakukan reformulasi pasal 133 ayat (2) huruf a UU LLAJ dan harmonisasi peraturan pelaksananya PP No. 32/2011, PP 97/2012            dengan melakukan perubahan mempertegas norma hukum berkaitan dengan perluasan bentuk pembatasan, jenis pungutan, besaran tarif, objek, sanksi dan penegakan hukum pelanggaran pembatasan kendaraan perseorangan dengan memperhatikan nilai yang tercermin dalam pancasila dan UUD NRI tahun 1945 serta prinsip dan asas-asas pembentukan atau materi muatan yang tercantum dalam Undang-Undang No.12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan guna mewujudkan kelancaran dan keadilan berlalu lintas di Indonesia.

Melalui disertasi tersebut, Mustakim, S.H., M.H dapat meraih gelar doktor ilmu hukum dengan predikat A sangat memuaskan sebagai doktor ke 391 Fakultas Hukum. 

Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya UPT. UB Kampus Jakarta, Dr. Abdul Madjid, S.H., M.Hum., memberikan ucapan selamat atas kesuksesan yang diraih Mustakim dalam menyandang gelar doktor serta mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Mustakim kepada Universitas Brawijaya Kampus Jakarta.[Kirana/Humas UB]

 

Comments

Send your comment

Use ID