Prasetya Online

>

Berita UB

Dirikan FIA, Rombongan Dosen Universitas Indonesia "Berguru" ke UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFIA pada 15 Desember 2014 | Komentar : 0 | Dilihat : 4201

Diterima Dekan FIA, rombongan FIA UI kunjungi UB
Diterima Dekan FIA, rombongan FIA UI kunjungi UB
Tak lama lagi, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) akan memiliki teman dalam pengembangan ilmu administrasi di Indonesia. Melalui proses dan diskusi yang sangat panjang, FIA Universitas Indonesia (UI) akan segera berdiri. Setidaknya setelah mendapat persetujuan resmi dari Senat UI pada 20 November 2014 yang lalu. Itulah yang disampaikan oleh Sekretaris Departemen Ilmu Administrasi UI Drs. Muhammad Aziz, M.Si saat memimpin kunjungan rombongan para dosen yang menjadi tokoh utama di balik segera berdirinya FIA UI ke FIA UB, Senin (8/12).

Aziz mengungkapkan bahwa pendirian FIA UI telah diperjuangkan selama bertahun-tahun. Berbagai halangan dan rintangan mewarnai perjalanan tersebut. "Salah satunya dengan adanya syarat dari Rektorat UI bahwa FIA UI bisa berdiri bila Fakultas Ekonomi UI merubah nomenklaturnya menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis," tuturnya. Meskipun proses itu masih akan terus berlangsung, tetapi persiapan berdiri sendiri sebagai sebuah fakultas yang mandiri perlu dipersiapkan sejak sekarang. "Oleh karena itulah sekarang kami berguru terlebih dahulu pada 'saudara tua' kami ini," tambahnya.

Rombongan FIA UI disambut oleh jajaran Dekanat FIA UB serta para Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Ketua Program Studi, dan Sekretaris Program Studi di lingkungan FIA UB. Dekan FIA UB Prof. Dr. Bambang Supriyono banyak berbagi tips tentang pengelolaan fakultas, di antaranya tentang pendanaan dan penyusunan program kerja. Ia memaparkan bahwa prinsip pengelolaan anggaran di FIA UB adalah desentralisasi anggaran. "Berapa besar anggaran yang akan kita gunakan tergantung pada kebutuhan masing-masing jurusan. Tentunya juga ada dana taktis untuk hal-hal yang tidak terduga," ujarnya.

Lebih lanjut Prof. Bambang juga menuturkan bahwa setiap jurusan di FIA UB memiliki program unggulannya sendiri. Misalnya, Jurusan Administrasi Bisnis sudah kedua kalinya tahun ini menyelenggarakan Business Model Competition yang tidak hanya untuk pengembangan disiplin keilmuan tetapi juga untuk pengembangan jaringan. Lalu, Jurusan Administrasi Publik juga menyusun Public Policy Model. "Intinya, FIA UB pada 2015-2020 ini akan bergerak menuju entrepreneurial dan world class university," paparnya.

Acara kemudian diikuti dengan diskusi dan tanya jawab seputar pengelolaan fakultas. Diskusi itu berlangsung cukup panjang karena banyaknya pertanyaan dari rombongan FIA UI, hingga berlanjut setelah makan siang dalam suasana yang lebih informal. [ALA/FIA/denok]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID