Prasetya Online

>

Berita UB

Digital Clustering Linkage, Alternatif Solusi Ketimpangan Harga Tanaman Hortikultura

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 14 Januari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 248

Delegasi FEB UB dalam BI CKC 2018
Delegasi FEB UB dalam BI CKC 2018
Ketimpangan wilayah atau disparitas regional adalah salah satu permasalahan yang timbul dalam pembangunan. Perbedaan sumber daya alam dan infrastruktur berdampak pada timbulnya ketimpangan yang memang lazim terjadi. Di Jawa Timur sendiri, ketimpangan regional antar kota atau kabupaten cukup tajam.

Menggunakan Indeks Williamson, ditemukan bahwa di Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2013 sampa 2017 mengalami tren naik turun. Tahun 2014-2015, angka ketimpangan meningkat 1 poin. Melalui penelitian terkait ketimpangan ini, empat orang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya meraih Juara III dalam ajang Bank Indonesia Campus Knowledge Competition 2018 (BI CKC 2018).

Adalah Agus Susanto, Laili Salisti Romdani, Dikau Tonda Pastyo dan Muhammad Ridho Faza yang memberikan alternatif solusi mengurangi ketimpagan harga. Dengan judul Digital Inter-Clustering Linkage Agroindustry Sebagai Upaya Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Regional, kelompok ini berupaya untuk mengurangi disparitas harga produk agroindustri di Jawa Timur. "Dengan digital clustering linkage dan situs business development services, petani dapat mengakses harga penjualan produk di berbagai daerah di Jawa Timur. Dengan begitu, petani dapat menjual produknya ke lokasi lain dengan harga yang lebih tinggi", jelas Lista.

Dengan adanya penelitian ini, Lista dan tim berharap dapat menjadi sarana evaluasi kebijakan pemerintah. "Beberapa stakeholder yang berkaitan dengan persoalan ini adalah Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian, Baoeda/Bappeko, Otoritas Kebijakan Monter, akademisi dan masyarakat serta Bank Indonesia", ujarnya. Pemilihan agroindustri dilandaskan pada keadaan bahwa sebagian besar wilayah di Jawa Timur adalah wilayah penghasil tanaman hortikultura. 

BI CKC 2018 merupakan ajang kompetisi kreativitas mahasiswa di bidang karya tulis ilmiah. Kegiatan ini digagas oleh BI Institute sejak 2016 sebagai salah satu satuan kerja di Bank Indonesia. Melalui tema Peningkatan Perekonomian Daerah Melalui Teknologi, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia. [vicky] 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID