Prasetya Online

>

Berita UB

Dies Natalis UB Forest Ke 2 Diisi Dengan Pelayanan Kesehatan dan Tanam Vertiver

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 03 Januari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 1035

Pelayanan Kesehatan dan Tanam Vertiver Dalam Dies Natalis UB Forest Ke 2
Pelayanan Kesehatan dan Tanam Vertiver Dalam Dies Natalis UB Forest Ke 2
UB Forest merayakan Dies Natalis ke-2 pada Sabtu, (30/12/2017). Dies Natalis ini diawali dengan pelayanan kesehatan dan tanam vertical di area Sumberwangi, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

Pelayanan kesehatan UB Forest bekerja sama dengan poliklinik UB bertujuan memberikan perhatian kepada masyarakat yang tinggal di UB Forest dari aspek kesehatan.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu menyadarkan masyarakat sekitar UB Forest tentang pentingnya kesehatan. Selain diadakannya bakti sosial ada pula kegiatan lain yang diselenggarakan yaitu menanam tanaman vertiver. Hadir pada acara tersebut adalah Rektor, Wakil Rektor 1, 2, 3 dan 4 dan Direktur BUA.

Kegiatan menanam jenis tanaman vertiver ini bertujuan untuk penahan erosi yang bisa terjadi di lingkungan sekitar desa.

Tim tanam vertiver yang dikoordinatori oleh Dr. Endang Ari menaman akar wangi di kawasan Pusat Kopi UB Forest yang memilki struktur lahan berbukit.

Rektor UB Prof. Bisri berpesan untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan indikator-indikator dalam pengelolaan UB Forest.

Dia juga mengapresiasi UB Forest telah berperan aktif dalam penelitian, pengembangan dan pelatihan.

Sementara itu, Direktur UB Forest, Prof. Eko Ganis mengungkapkan bahwa Dies Natalis ke-2 ini dilaksanakan secara sederhana sebagai tanda dan wujud syukur yang telah mengelola UB Forest seluas 544,74 Ha untuk dimanfaatkan sebagai laboratorium hidup civitas akademika UB. Kedepan diharapkan semua kegiatan yang direncanakan akan terwujud dengan sangat baik.

Perjalanan UB Forest dalam dua tahun ini telah menghasilkan perencanaan dan pengembangan yang sangat berarti. Perencanaan telah dimulai dengan tersusunnya Rencana Strategis UB Forest hingga 20 tahun kedepan, Masterplan UB Forest mulai dari perencanaan infrastruktur, hingga keperluan sarana kedepan, Tata Batas Ulang Kawasan Hutan juga sudah diselesaikan.

Pengembangan yang sangat menarik pada tahun 2017 adalah terselesaikannya Pusat Kopi UB Forest. Prof Eko Ganis juga melaporkan bahwa hasil kopi pada tahun 2017 sebanyak 23 ton kopi petik merah, yang diolah sendiri oleh UB Forest hingga kopi siap saji.

Disamping perkembangan yang sudah dicapai tersebut, peluang penelitian dan pelatihan terbuka luas untuk civitas akademika UB. Penelitian yang telah dilakukan di kawasan UB Forest ini adalah yang telah dilakukan oleh Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan beberapa fakultas lain yang aktif menerjunkan peneliti dan mahasiswa ke UB Forest.

Tahun 2018 telah mulai dirancang untuk pengembangan dan penelitian tentang Lebah Madu, kualitas kopi dan pelatihan proses kopi, dan beberapa disiplin lainnya. [Eko Ganis/Humas UB]

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID