Prasetya Online

>

Berita UB

Dies Natalis Ke 56, UB Gelar Rapat Terbuka Senat

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 08 Januari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 260

Dr. H. Anwar Usman, S.H.,M.H. memberikan orasi ilmiah Dies Natalis UB ke 56
Dr. H. Anwar Usman, S.H.,M.H. memberikan orasi ilmiah Dies Natalis UB ke 56
Memperingati hari lahir yang ke-56, Universitas Brawijaya menggelar Rapat Terbuka Senat di Gedung Samantha Krida, Sabtu (5/1/2019).

Rapat terbuka kali ini dihadiri oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) Dr. H. Anwar Usman, S.H.,M.H.

Anwar datang memberikan Orasi Ilmiah berjudul "Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Membangun Peradaban dan Ketatanegaraan Indonesia Masa Depan Sebagai Negara Hukum yang Konstitusional".

Dalam orasinya Anwar mengatakan pembangunan sistem pendidikan harus mengacu pada norma-norma konstitusi sebagai kaidahnya. Menurut Anwar, dalam membangun sistem pendidikan, seperti sekolah harus menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. Jika menggunakan bahasa lain, maka hal ini dikhawatirkan dapat menghilangkan jati diri bangsa. Menurutnya, di dalam bahasa terdapat akar budaya dan jiwa bangsa yang dapat pupus jika tidak digunakan dalam sistem pendidikan yang hendak dibangun.

Sementara itu, Rektor UB Prof.Dr.Ir. Nuhfil Hanani AR, M.S. dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan UB kedepan adalah mempersiapkan diri menjadi World Class University (WCU)  dengan kekhususan World Class Entrepreneurial University (WCEU). Selain itu, UB bersiap menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH). Semua komponen di UB harus bekerja keras dan kompak mengembangkan UB menjadi WCEU dan PTNBH, membangun SDM yang handal, dan meningkatkan daya saing global. 

Rektor juga menjelaskan sepanjang tahun 2018, banyak prestasi yang telah diraih oleh UB di bidang manajemen institusi, organisasi dalam penyelenggaraan Tri Dharma, pengembangan SDM, pembinaan dan pengembangan mahasiswa.

"Sejak tahun 2014, UB telah mendapatkan predikat WTP dari aspek kinerja pengelolaan keuangan, di tahun 2018 UB juga mendapat penghargaan Program Asuh PT (Perguruan Tinggi) Unggul, serta meraih peringkat II bidang prestasi kemahasiswaan nasional dari Ditjen Belmawa Kemenristekdikti,"kara Rektor UB.

Selain itu, saat ini UB sudah mempunyai 34 jurnal bereputasi tinggi, satu jurnal internasional terindeks scopus, 33 jurnal bereputasi sedang, serta 44 jurnal terakreditasi nasional.

Pada kegiatan tersebut, UB juga menyerahkan beasiswa kepada empat mahasiswa Palestina. Penyerahan beasiswa tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kerjasama UB dan negara Palestina dalam bidang pendidikan.

Sebagai informasi, sebelumnya UB berdiri berdasarkan SK Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 1 Tahun 1963, dan kemudian dikukuhkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 196 Tahun 1963.

Awal berdirinya, UB hanya memiliki lima fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (FHPM), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Administrasi Niaga (FAN), Fakultas Pertanian (FP), dan Fakultas Kedokteran Hewan & Peternakan (FKHP).

Seiring dengan berjalannya waktu, UB terus berkembang menjadi universitas ternama yang saat ini memiliki 15 fakultas yaitu FH, FEB, FIA, FP, Fapet, FT, FK, FPIK, FMIPA, FTP, FIB, FISIP, FKH, Filkom dan FKG dengan 70 Program Studi S1.  Total Prodi Vokasi, S1, S2, Spesialis, Profesi dan S3 berjumlah 167 Prodi. (Oky Dian/Humas UB)8450_20190109083805
8450_20190109083805

 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID