Prasetya Online

>

Berita UB

Dies Natalis Ke-35, PPS UB Terus Kembangkan Riset Menuju World Class University

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh zenefale pada 16 Februari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 2777

Antusiasme peserta jalan sehat Dies Natalis 53 Pascasarjana
Antusiasme peserta jalan sehat Dies Natalis 53 Pascasarjana
Program Pascasarjana Universitas Brawijaya (PPS UB) menggelar kegiatan jalan sehat dalam rangka memeriahkan Dies Natalis yang ke-35, Minggu (12/2/2017). Acara yang bertajuk "Menuju UB yang bermutu dan bereputasi internasional" ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran pimpinan, karyawan dan dosen, akan tetapi juga disemarakkan oleh para alumni UB serta mahasiswa baru pasca. Jalan sehat ini sebelumnya sempat tertunda akibat cuaca hujan, namun akhirnya berhasil dilaksanakan pada pukul 07.00 walau jalanan disekitar area UB masih dalam kondisi basah. Sebanyak 350 peserta dies natalis mengikuti kegiatan jalan sehat dengan mengelilingi rute kampus UB. Tidak sampai disitu saja, acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan musik, santunan kepada anak yatim serta pembagian undian doorprize.

Tema yang diusung dalam acara tersebut sesuai dengan apa yang telah diharapkan Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS yaitu meningkatkan reputasi kampus melalui peningkatan jumlah mahasiswa pascasarjana (magister dan doktor).

Hal senada juga disampaikan Direktur Program Pascasarjana Prof. Dr. Drs. Abdul Hakim, M.Si. Ia mengatakan jika jumlah mahasiswa pascasarjana semakin bertambah dari tahun ke tahun.

"Saat ini UB sedang menunggu momen dibukanya program studi baru yaitu program doktor kesehatan lingkungan dan program doktor manajemen sumberdaya kehutanan. Hal ini patut disyukuri karena dengan adanya program studi baru diharapkan mahasiswa pascasarjana dapat berkembang," katanya.

Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri MS mengatakan kepada seluruh peserta yang hadir jika universitas akan terus menerapkan kebijakan penurunan kuota mahasiswa S1 dan meningkatan jumlah mahasiswa pascasarjana.

"Dengan penurunan kuota mahasiswa S1 mencapai 10.000 di tahun ini, UB telah berhasil menaikkan mahasiswa pascasarjana sebanyak 1000 mahasiswa untuk tahun 2016. Harapannya tahun ini kita bisa menaikkan jumlah pascasarjana khususnya bagi program magister," katanya.

Dalam acara tersebut Rektor UB juga menyampaikan kepada mahasiswa pascasarjana khususnya program studi lingkungan untuk ikut berkontribusi mengelola dan memanfaatkan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) yang baru saja ditunjuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI.

"Pada 2016 yang lalu UB mendapat kepercayaan untuk mengelola Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus seluas 544 hektar di daerah sekitar Wonokoyo, Kedungkandang, Malang. Kawasan tersebut nantinya bisa digunakan untuk pengembangan riset bagi mahasiswa lingkungan pascasarjana," katanya. [Indra/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID