Prasetya Online

>

Berita UB

Dies Natalies ke-7, UKM Nol Derajat Adakan Kompetisi Film Pendek

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 05 October 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 738

Pemenang-Pemenang Film Pendek UKM Nol Derajat
Pemenang-Pemenang Film Pendek UKM Nol Derajat
Dalam rangka Dies Natalies Nol Derajat Film yang ke - 7, Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Brawijaya (UKM UB) Nol Derajat menggelar acara Brawijaya Movie Day (BYME Day). Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi film fiksi pendek se-Jawa dan Bali dengan peserta dari pelajar SMA/SMK sederajat.

Ketua  Pelaksana BYME Day, Muhammad Rifki mengatakan tujuan diadakannya Brawijaya Movie Day untuk mewadahi para sineas yang kreatif dalam mengapresiasi karya film pendek di Indonesia. Dengan mengambil tema "Mencari Jati Mencinta Diri", UKM Nol Derajat berhasil menarik perhatian para pecinta film di kalangan pelajar dengan banyaknya partisipan yang mengikuti kompetisi film pendek tersebut.

"Tema tersebut kita ambil karena memang pelajar kan sedang mencari jari dirinya. Sebanyak 31 tim mendaftar di kompetisi ini. Pengumpulan karyanya dimulai sejak 23 Juli sampai 14 Agustus 2018 lalu. Cukup banyak yang antusias dan didapatkan enam nominasi terbaik yang filmnya ditayangkan pada malam penghargaan hari ini," ujar Rifki, sapaan akrabnya.

Kegiatan Malam Penghargaan Brawijaya Movie Day yang diselenggarakan pada Sabtu (29/8/2018) ini dipusatkan di Gedung Kebudayaan Mahasiswa. Acara dihadiri oleh ratusan orang pecinta film baik dari mahasiswa maupun pelajar. Turut hadir sebagai juri, dua sutradara dan program director yang karya banyak memperoleh penghargaan di tingkat nasional bahkan internasional yaitu Andi Budrah dan Mahesa Desaga.

Dalam acara tersebut diadakan pula pemutaran dan diskusi film pendek karya juri dengan judul Nunggu Teka (2016) karya Mahesa Desaga dan film Angkutan Antar Kota dalam Provinsi (2017) karya Andi Budrah. Serta pemutaran film pendek terpilih dengan 6 nominasi terbaik yaitu film Sadar (SMA Al Mahdatul Islami), film Tilarani (SMAN 2 Semarang), film Pencarianku (SMAK ST. Agustinus Kediri), film Asa (SMAN 2 Semarang), film Pesawat Kertas (SMAN 4 Surakarta) dan film Lilin dan Kopi (SMKN 2 Kediri).

Dari kegiatan tersebut Rifki berharap dapat menginspirasi masyarakat umum dalam memberikan apresiasi suatu karya.

"Dengan membuat acara ini bukan saja sineas - sineas muda saja seperti pelajar yang bisa mengapresiasi karyanya, tapi bagi khalayak umum. Seperti kita juga bisa mengapresiasi karya sekecil apapun untuk Indonesia," tukas mahasiswa FILKOM tersebut

Adapun nama pemenang kompetisi film pendek fiksi tingkat pelajar se - Jawa dan Bali diantaranya; Juara 1 "Pesawat Kertas" dari SMAN 4 Surakarta; Juara 2 "Lilin dan Kopi" dari SMKN 2 Kediri; Juara 3 "Sadar" dari SMA AL Ma'hdatul islami; Trailer Terfavorit "Dyslexia" MAN 2 Kediri;  serta Film Terfavorit "Pesawat Kertas" SMAN 4 Surakarta [Dinda/Humas UB]

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID