Prasetya Online

>

Berita UB

Dalang, Aplikasi Penggiat Gerakan Daur Ulang Sampah

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaPTIIK pada 15 November 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 138

Tim Spesialku Juara II IT Today
Tim Spesialku Juara II IT Today
Dalang (Daur Ulang) merupakan aplikasi berbasis android dengan teknologi Computer Vision IBM yang dibuat dengan tujuan untuk memberi kemudahan bagi masyarakat dalam hal memilah dan membedakan jenis sampah daur ulang, serta memberikan panduan untuk melakukan daur ulang sampah hingga menjadi barang yang dapat digunakan lagi. Selain itu Dalang juga sebagai inovasi penggiat gerakan daur ulang sampah nasional. Aplikasi Dalang merupakan karya Tim Spesialku yang beranggotakan tiga mahasiswa angkatan 2015 Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) yaitu Andri Suranta Ginting, Fajri Fernanda dan Ajeng Ardhia Arya Kusuma Putri.  

Latar belakang dibuatnya aplikasi Dalang terkait beberapa fenomena tentang sampah yang terjadi di Indonesia. Menurut data tahun 2016 Indonesia menghasilkan 65 juta ton sampah per harinya dan sampah plastik merupakan komposisi jenis sampah terbesar kedua (14%) setelah sampah organik (60%). Indonesia bahkan masuk dalam peringkat kedua di dunia sebagai pembuang sampah plastik ke laut setelah Tiongkok. Hal ini sangat memprihatinkan mengingat kebutuhan dalam negeri akan bahan baku plastik mencapai 789.000 ton per tahun. Jika Indonesia mampu mengelola sistem daur ulang sampah plastik dengan baik maka akan dapat mengurangi jumlah impor bahan baku plastik. Selain itu dapat menumbuhkan perekonomian melalui pengembangan industri daur ulang sampah plastik.

Dijelaskan oleh Andri bahwa aplikasi Dalang buatannya bersama tim memiliki beberapa fitur andalan. Pertama adalah fitur identifikasi jenis sampah. Dengan fitur ini pengguna cukup mengcapture sampah dengan kamera mobile devicenya untuk mengetahui jenis sampah apakah sampah tersebut. Tidak hanya itu setelah teridentifikasi aplikasi Dalang juga akan menampilkan video tutorial cara daur ulang sampah yang berhasil dideteksi.

Kedua adalah fitur drop point bank sampah untuk memberikan informasi lokasi bank sampah terdekat kepada pengguna yang ingin menyerahkan atau menjual sampahnya ke bank sampah. Aplikasi Dalang dapat diunduh secara gratis di google play store malalui mobile device berbasis android.

Andri menambahkan dia bersama timnya juga mengembangkan fitur tambahan bagi pengguna premium atau pengguna berbayar. Adapun fitur tambahan tersebut meliputi fitur sistem reward dan fitur perkiraan harga drop on sampah.

Aplikasi Dalang ini telah mampu membawa Tim Spesialku sebagai Juara 2 dalam kompetisi IT Today 2017 kategori Apps Today di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 16-17 September 2017 lalu. Dalam event tahunan IT terbesar di IPB itu Tim Spesialku beradu kreativitas dalam pembuatan aplikasi mobile tanpa dibatasi penggunaan platform tertentu. Peserta berasal dari siswa SMA sederajat hingga mahasiswa. Sebelum terpilih sebagai finalis tiap peserta harus melalui dua tahapan seleksi meliputi seleksi proposal dan seleksi video karya. Hasil dari raihan prestasi tersebut, Tim Spesialku berhak atas dana pengembangan senilai Rp 3.800.000 beserta piala dan sertifikat. [dna/Humas UB]

 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID