Prasetya Online

>

Berita UB

Ciptakan Pemanen Racun Lebah, Mahasiswa UB Diganjar Medali Perak

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFT pada 28 Maret 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 677

mahasiswa UB raih perak di WINTEX 2018
mahasiswa UB raih perak di WINTEX 2018
Racun (venom) lebah dipercaya mempunyai khasiat untuk obat-obatan maupun kecantikan. Ada yang memanfaatkan racun lebah sebagai obat alternatif menyembuhkan kanker sampai bahan kosmetik. Pemanenan racun lebah yang konvensional dengan membunuh lebah itu sendiri sangat tidak efektif.

Mempertimbangkan hal itu, Ariq Kusuma Wardana (Teknik Elektro) bersama tiga rekannya; Muhaammad Khuzain (Teknik Elektro), Mohammad Euro Anwarudin (FAPET), Guruh Prasetyo (FAPET) menciptakan B-VETRACE (Bee Venom Harvester Device), Inovasi Alat Pemanen Racun Lebah dengan Metode Gelombang Elektrik Terintegrasi dengan Solar Cell.

Dibimbing oleh Eka Maulana, ST., MT., M.Eng., tim membuat alat ini agar mandiri energi, yaitu dengan memanfaatkan solar cell. "Kami memanfaatkan solar cell untuk menjalankan sistem B-VETRACE. Prinsipnya alat akan mengeluarkan bunyi tertentu sehingga lebah menganggapnya sebagai predator sehingga lebah akan mengeluarkan venom yang nantinya ditampung pada collector yang ada di dalam alat," ungkap Ketua Tim, Ariq.

Keunggulan alat ini berhasil membawa tim B-VETRACE memperoleh silver medal pada kompetisi internasional World Invention and Technology Expo (WINTEX) 2018 yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) , 12-13 Maret lalu.

"Kami ciptakan B-VETRACE agar memiliki sumber energi mandiri, portable, terjangkau, dan ramah terhadap lebah (animal welfare). Alhamdulillah dengan ini kami bisa mendapat silver medal. Kami akan terus memperbaiki sistem agar fungsinya lebih baik dan semoga bisa mendapatkan hak paten," harapnya.

WINTEX sendiri diselenggarakan oleh kerjasama Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Institut Teknologi Bandung (LPIK-ITB) dan Indonesian Invention and Innovation Promotion Associaton (INNOPA).

Tak kurang 96 tim dari 10 negara seperti China, Korea, Jepang, Romania, Croasia, Amerika, dan Indonesia berpartisipasi dalam kompetisi ini.

Bidang-bidang yang dikompetisikan antara lain Machinery/Metal, Electricity/Electronic, Information/Communication, Textile/Chemistry, Agro-Fishery Products, Engineering Construction, Biotcehnology & Health, Educational Items, Social Science & Humanistic, Office Products, Sports and Games, Personal Care Products, Necessaries of Life, dan Design. (mic)

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID