Prasetya Online

>

Berita UB

Ciptakan Pemanas dan Pendingin Portable Mahasiswa FT Diganjar Medali Emas

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFT pada 25 April 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 794

catter (2)
catter (2)
Mahasiswa Teknik Mesin UB kembali mengharumkan alma mater di kompetisi internasional. Menciptakan pemanas dan pendingin portable, tim CATTERPILLAR, “Cooler and Heater Portable from TEG and TEC Module with Self Source Electric and Automation Temperature Controller” berhasil menyabet medali emas di ajang Indonesian International Invention Festival (I3F) 2018 pada tanggal 18 – 21 April 2018 di Politeknik Negeri Malang.

Kompetisi yang diadakan oleh Aku Indonesia Association (AKIA) bekerjasama dengan Asosiasi Promosi Inovasi dan Inovasi Indonesia atau INNOPA ini, merupakan kompetisi internasional yang diikuti puluhan tim dari negara seperti Amerika Serikat, Malaysia, Inggris, Rumania, Kroasia,Tiongkok, dan Taiwan.

Ditanya mengenai keunggulan CATTERPILLAR, Muhammad Husni Mubarok menjelaskan latar belakang ia memimpin empat temannya untuk membuat alat ini.

"Alat yang ada saat ini kurang praktis. Dimensinya besar, susah dibawa kemana-mana, sarang polusi, dan tidak hemat energi," ujar Ketua Tim ini.

Caterpillar
Caterpillar
Bersama Lugas Gada Aryaswara, Imam Mawardi, Naufal Firdaus Al As’ad, dan Prayoga Bintang Primawan, Husni membuat CATTERPILLAR menjadi alat pemanas dan pendingin yang 
portable, ramah lingkungan, efisien, dan hemat energi.

"Kami buat alat ini agar bisa dibawa kemana-mana, tidak menghasilkan polusi, temperatur bisa diatur sesuai keinginan, dan tentunya tidak perlu daya tambahan," ungkap mahasiswa angkatan 2015 ini.

Ia juga menambahkan, energi listrik yang diapakai berasal dari panel surya dan TEG (thermoelectric generator) yang bersifat continue recharging, yaitu dapat menghasilkan listrik secara terus-menerus ketika alat dinyalakan. (mic/Humas UB)

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID