Prasetya Online

>

Berita UB

Ceramah dan Tausyiah Tandai Akhir Rangkaian HSN 2018

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh siti-rahma pada 29 October 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 216

KH Marzuki Mustamar memberi tausiyah
KH Marzuki Mustamar memberi tausiyah
Puncak acara Hari Santri Nasional (HSN) 2018 telah dihelat di Masjid Raden Patah (MRP) Universitas Brawijaya (UB) pada Senin (22/10/2018) lalu. Perhelatan akhir ditandai dengan tahlilan, ceramah serta tausyiah setelah salat maghrib oleh KH Marzuki Mustamar selaku Ketua PW NU Jawa Timur. Turut hadir dalam acara, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS selaku Rektor UB, Drs. H Saifullah Yusuf selaku Wakil Gubernur Jawa Timur, serta para peserta baik dari kalangan Universitas Brawijaya hingga umum.

Sejalan dengan slogan Hari Santri Nasional 2018, yaitu Bersama Santri Damailah Negeri, KH. Marzuki menegaskan negara itu harus dibela. Ia menjelaskan pula jika Nabi Muhammad pernah dan menyuruh untuk masyarakat membela negaranya, maka itu disebut sunnah rosul.

"Jika nabi tidak memerintahkan adanya bela negara, namun Nadhatul Ulama (NU) ada, maka itu dinamakan bid'ah," jelasnya.

Santri memang sudah seharusnya rajin mengaji. Dari mengaji, masyarakat dapat menambah ilmu hingga sampai kembali ke Allah SWT. Mencari ilmu tidak sebatas di pesantren, namun Madrasah hingga Universitas dapat menjadi tolak ukur. Begitu apa  yang diucapkan Gus Ipul (sapaan akrab Drs. H Saifullah Yusuf) saat memberikan ceramah pada kesempatan yang sama.

"Santri itu juga harus cinta tanah air dan jangan sampai kelewatan dalam menyikapinya. Kita tahu mana yang pantas dan tidak pantas," Tambah Gus Ipul.

Dalam ceramahnya, Gus Ipul menitipkan pesan agar dapat memperkuat ekonomi pedesaan melalui para santri yang dibantu oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Universitas. Sejalan dengan Gus Ipul, Rektor UB memang menyadari pentingnya santri bagi masa depan dari segala aspek.

Sejak 13 Oktober 2018 lalu, UB yang bekerjasama dengan PWNU Jawa Timur menggelar rangkaian acara Hari Santri Nasional. Rangkaian acara meliputi lomba kaligrafi, seminar, hingga jalan sehat sarungan pada Minggu lalu (21/10/2018).[afwega]

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID