Prasetya Online

>

Berita UB

CITRA Arsitektur: Pamerkan Tenun Dwi Matra dan Tri Matra

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFT pada 12 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 1749

Dekan Fakultas Teknik kunjungi pameran CITRA
Dekan Fakultas Teknik kunjungi pameran CITRA
Mengusung kekayaan kain tenun Indonesia, Cita Nusantara (CITRA) merupakan pameran dwi matra dan tri matra karya mahasiswa Arsitektur angkatan 2016. Motif tenun menjadi inspirasi karya mahasiswa yang merupakan hasil proses perkuliahan mata kuliah Desain Matra dan Gambar Arsitektur. Pameran ini dibuka untuk umum pada (9/1-13/1/2016) di Gedung Jurusan Arsitektur Universitas Brawijaya (UB).

Hadir membuka pameran adalah Dekan Fakultas Teknik (FT) Dr. Ir Pitojo Tri Juwono, MT beserta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr Slamet Wahyudi, ST., MT. Kehadiran pimpinan fakultas disambut langsung oleh Ketua Jurusan Arsitektur, Agung Murti Nugroho, ST., MT., Ph.D.

“Arsitektur tanpa karya adalah sekedar wacana,” ujar Dekan dalam sambutannya. Ia turut mengapresiasi pencapaian mahasiswa yang mengadakan pameran secara swadaya.

“Saya dengar angkatan 2016 menggalang dana sendiri dengan menjual kalender dan notes serta usaha- usaha lain. Hal itu sejalan dengan dengan visi UB sebagai Entrepreneurial University, harus dipertahankan!” tutupnya.

Sebagai angkatan termuda, CITRA adalah pameran perdana angkatan 2016. Hasil karya proses perkuliahan selama satu semester dipajang untuk diapresiasi masyarakat luas. Mahasiswa dituntut untuk mengeksplorasi kekayaan bentuk dan juga kearifan lokal dari kain tenun seantero Indonesia. Mahasiswa lalu menciptakan konsep inovasi baru dari hasil pengamatannya akan kain tenun. Hal ini dijelaskan Ir. Rinawati P. Handajani selaku pengampu mata kuliah Desain Matra pada pembukaan pameran, Senin, 9 Januari 2016.

Pameran rutin tahunan ini akan dibuka untuk umum hingga akhir minggu ini. Pengunjung akan dimanjakan dengan hiburan visual yang menggugah dan live music yang disajikan mahasiswa sendiri. CITRA juga mengusung tema interaktif dimana pengunjung berhak memberi voting untuk karya yang dianggap paling menarik. [emis/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID