Prasetya Online

>

Berita UB

Business Gathering Ikatan Alumni Universitas Brawijaya 2015

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh siti-rahma pada 13 Januari 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 4546

Ketua LPPM UB (batik merah) bersama peneliti UB
Ketua LPPM UB (batik merah) bersama peneliti UB

 

Sebanyak 120 alumni Universitas Brawijaya berkumpul mengikuti kegiatan Business Gathering di Auditorium TVRI, Jakarta, Minggu (20/12/2015). Pertemuan rutin yang diselenggarakan Ikatan Alumni (IKA) UB ini dihadiri para alumni yang berkiprah di dunia bisnis, pemerintah maupun perusahaan multinasional.

Ketua presidium IKA UB Dr. Syamsul  H menjelaskan acara ini merupakan wadah bagi alumni untuk bertukar informasi tentang bisnis yang digeluti dan kesempatan yang mungkin didapat dari pertemuan ini. Disisi lain kegiatan ini juga merupakan media yang sangat bagus untuk UB dan IKA UB memperkenalkan sekaligus menawarkan produk dan temuan-temuan penelitian dari kampus.

Pertemuan ini terselenggara berkat kerjasama IKA dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM UB) dengan tema "Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil Riset Dosen dan Mahasiswa Universitas Brawijaya". Turut hadir,  Prof. Dr. Ir. Woro Busono, MS dan Sekretaris LPPM UB Dr. Ir. Maftuch, M.Si.

Pada pertemuan ini dibahas beberapa penelitian dan peneliti unggulan UB, seperti Dr. Ir. Anang Lastrianto, MS seorang penemu inovasi & teknologi tepat guna mesin penggoreng vakum sistem jet air. Alat ini merupakan mesin yang bisa menggoreng tanpa menggunakan minyak. Bahan yang bisa diolah dengan mesin ini diantaranya buah, sayur dan hasil laut seperti cumi, udang. Keunggulan lainnya, harga mesin ini sangat terjangkau sehingga sangat mendukung sektor usaha kecil, menengah.

Selain itu ada juga,  Fatwa Romadhon, M.Sc, PhD seorang penemu drone untuk pemetaan spasial dan analisanya. Alat ini dapat digunakan sebagai analisa di sektor perkebunan, pertanian, pertambangan, dan pemukiman.

Penelitian lain adalah Achmad Zainuri, ST, MT dengan teknologi penghematan energi berbasis peralatan kontrol penggunaan listrik di gedung-gedung bertingkat. Teknologi ini sudah digunakan di Gedung Graha Pena Jawa Post di Surabaya.

Dan yang terakhir adalah Eka Maulana, ST, MT, yang mengangkat isu pemanfaatan energi surya sebagai teknologi masa depan dalam pemanfaatan energi murah dan berkelanjutan. [lppm/siti rahma/humas UB]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID