Prasetya Online

>

Berita UB

Bank Indonesia Kenalkan Ekonomi Digital

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 13 November 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 322

Talkshow Ekonomi Digital BI Goes To Campus 2018
Talkshow Ekonomi Digital BI Goes To Campus 2018
Untuk mengenalkan ekonomi digital ke masyarakat, khususnya mahasiswa, Bank Indonesia bekerjasama dengan Metro TV  kembali menyelenggarakan BI Goes To Campus yang tahun ini bertempat di Universitas Brawijaya (UB), pada Kamis (8/11/2018). Acara yang bertempat di Samantha Krida UB ini menghadirkan pembicara dari Bank Indonesia, pengusaha lokal kota Malang, serta penggiat video blogger dan blogger nasional.

Mengangkat tema "Ekonomi Digital Itu Kita Banget," BI Goes To Campus menghadirkan sesi talkshow yang diisi oleh pemateri diantaranya Wahyu Aditya (Creativepreneur) bersama Mike Ragnar (Owner Kedai 27). Selain talkshow, acara juga menghadirkan materi workshop yang diisi oleh Alit Susanto (Writer) dan Kevin Hendrawan (Youtuber).

Selaku Wakil Rektor 3 Bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno menjelaskan bahwa di setiap perusahaan yang hendak mengadakan acara dengan target mahasiswa, kemungkinan informasi yang disampaikan nantinya akan sukses. "Mahasiswa merupakan generasi milenial yang memiliki informasi luas dalam perkembangan teknologi sekarang," jelasnya dalam sambutan.

Bank Indonesia fokus terhadap ekonomi digital karena teknologi. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Arbonas Hutabarat bahwa proyeksi penjualan e-commerce nantinya akan mengalami pertumbuhan yang sangat pesat ditambah dengan bonus demografi pada tahun 2025 mendatang. "Mahasiswa adalah tulang punggung ekonomi kedepannya," tukas Arbonas.

Dalam kegiatan Bank Indonesia Goes to Campus tersebut, Retno Asihingtyas selaku Analis BI memberikan contoh kegiatan ekonomi digital di kehidupan sehari - hari. "Contohnya adalah Go-Food yang dapat dibayar menggunakan Go-Pay", kata Retno. Ekonomi digital, tambahnya, adalah seluruh kegiatan ekonomi yang menggunakan digital sebagai basis teknologinya. Beberapa sektor usaha yang memanfaatkan teknologi digital seperti 3D Printing, E-commerce, Financial System, E-money, serta investasi. Retno juga berharap ekonomi digital tersebut mampu memberikan sumbangan pada Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia kedepannya.

Sebagai content creator, baik Alit maupun Kevin Hendrawan merasa terbantu dengan perkembangan teknologi, khususnya media sosial yang semakin digandrungi oleh masyarakat, khususnya milenial. Disana, Alit sebagai penulis membagikan tips kepada generasi muda yang ingin berkecimpung menjadi pembuat konten. "Jika ingin membuat suatu cerita atau tulisan, buatlah suatu hal pada paragraf pertama yang membuat pembaca selalu penasaran, atau hook," tutur Alit.

Tidak mau kalah dengan Alit, Kevin Hendrawan selaku Youtuber, merasa kontennya mulai naik sejak dua tahun belakangan dengan mengunggah salah satu review pada salah satu permainan yang sedang tren pada masanya."Jadilah yang terkeren dan tercepat dalam menanggapi isu terkini," pesan Youtuber yang telah memiliki pelanggan lebih dari satu juta ini. [afwega/vicky]

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID