Prasetya Online

>

Berita UB

Bahas Tentang Pentingnya Inisiasi Kerjasama, Universitas Udayana Kunjungi UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh zenefale pada 29 Juni 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 962

Inisiasi kerjasama, Universitas Udayana kunjungi UB
Inisiasi kerjasama, Universitas Udayana kunjungi UB
Dalam rangka mewujudkan kualitas serta menciptakan pelayanan pendidikan terhadap masyarakat, Jumat (29/6/2018) Universitas Brawijaya (UB) mendapatkan kunjungan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di provinsi Bali, yaitu Universitas Udayana (UNUD). Acara yang bertempat di ruang sidang, gedung rektorat lantai 8 tersebut membahas tentang pengelolaan kerjasama PTN, khususnya dalam menarik minat mahasiswa asing yang ingin belajar di Indonesia. Tak ketinggalan pula pertemuan ini menjadi ajang sharing antar kedua universitas khususnya dalam organisasi kehumasan, pemberdayaan SDM serta pelayanan akademik.

Drs. Agus Yuliawan selaku Kepala Bagian Akademik UB mengungkapkan jika saat ini UB memiliki 60.000 mahasiswa, dan merupakan salah satu kampus paling difavoritkan di provinsi Jawa Timur. Namun dengan hadirnya visi & misi yang mengedepankan World Class Entrepreneurial University (WCEU), UB mulai menggalakkan penerimaan mahasiswa asing lewat berbagai program kerjasama antar negara. Pada tahun 2015 yang lalu, International Office (IO) UB sendiri pernah melakukan studi banding ke Universitas Udayana untuk mempelajari program-program mahasiswa asing. UB cukup terkesan dengan jumlah mahasiswa asing yang belajar di Udayana pada saat itu, sebanyak 4000 mahasiswa asing turut berpartisipasi dalami program international exchange.

Tahun ini UB juga telah meningkatkan berbagai program internasional, diantaranya melalui beasiswa mahasiswa asing full scholarship (full degree) melalui kerjasama dengan kedutaan. Dengan program tersebut, UB telah memiliki 500 mahasiswa asing yang tersebar di berbagai fakultas. Kedua lewat program visiting professor, yaitu program yang menghadirkan guru besar asing.  Sebanyak 90 dosen luar negeri telah diundang untuk memberikan materi selama satu semester. Dan yang ketiga adalah peningkatan kompetensi SDM. Pengembangan kompetensi tersebut diwujudkan lewat program exchange di setiap fakultas, baik bagi para mahasiswa maupun dosen di UB. Ketiga program besar tersebut merupakan implementasi guna menaikkan reputasi di pemeringkatan internasional. Ditambah lagi saat ini UB juga sedang mencanangkan program class 3 in 1. Sebanyak 140 dosen asing telah disiapkan untuk mengajar di UB bersama dengan dosen lokal dan para praktisi.

Sedangkan dalam bidang kerjasama, UB dan Universitas Udayana banyak membahas tentang bagaimana teknik pelaksanaan kerjasama guna meningkatkan akreditasi institusi. Pranatalia Nugraheni S.AB selaku Kepala Sub Bagian Kerjasama UB mengungkapkan bahwa ada banyak indikator dalam peningkatan akreditasi institusi melalui bidang kerjasama. Menurutnya, inisiasi kerjasama di UB tidak hanya dilakukan oleh dosen-dosen tamu luar negeri ataupun dosen UB yang belajar di luar negeri, melainkan lewat mahasiswa UB yang berhasil meraih prestasi internasional dapat memberikan kontribusi akreditasi internasional. Pelaksanaan tersebut tidak menutup kemungkinan untuk menginisiasi perguruan tinggi luar negeri guna melakukan kerjasama dengan UB baik melalui prestasi maupun pengembangan riset. [indra/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID