Prasetya Online

>

Berita UB

BMN dan HMPI 2017 Wilayah Jawa Timur dipusatkan di UB Forest

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh denok pada 12 Desember 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 383

Penandatanganan MoU hutan serbaguna UB Forest
Penandatanganan MoU hutan serbaguna UB Forest
Pada penghujung tahun, tepatnya bulan Desember 2017, Prof. Eko Ganis Sukoharsono (Direktur UB Forest) bekerjasama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melaksanakan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Pohon Nasional (BMN) 2017 di UB Forest. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepedulian menanam pohon dengan model hutan serbaguna, meningkatkan nilai sosial ekonomi hutan dan meningkatkan kelestarian hutan. Kegitan ini bertemakan Kreatif dan Inovatif UB Forest dalam Peningkatan Produktifitas Hutan Serbaguna bagi Kesejahteraan Masyarakat.

HMPI dan BMN dilaksanakan pada tanggal 2 Desember 2017 bertempat di Desa Sumberwangi kawasan UB Forest. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penanaman pohon ditanah seluas 10 ha dengan buah-buahan sebagai fokus utama penanaman. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Gubernur Jawa Timur, Dirjen KLHK, Rektor UB, Rektor UIN, Rektor UM, Bupati Malang, Kadis Kehutanan Pemprov, Kepala BPDAS, Perwakilan Mahasiswa dari UIN Malang (100), Perwakilan Mahasiswa UB (150) dan Kadis Pemprov.

Pada pembukaan, Prof. Eko Ganis menjelaskan pengelolaan UB Forest ini dilakukan dengan menerapkan 5P yang meliputi People, Planet, Profit, Phenotechnology dan Prophet. "Keseimbangan 5P merupakan kunci dari pengelolaan hutan tersebut," katanya.

Sementara itu, Rektor UB Prof. Mohammad Bisri dalam sambutannya berpesan agar UB Forest menjadi bagian penting untuk mewujudkan visi-misi UB dengan perluasan tanah sebesar 544 ha (UB Forest) menjadi bagian entrepreneurship university. Dengan begitu maka tidak kalah dengan perguruan tinggi luar negeri yang mempunyai lahan hingga di atas 1000 ha. Keinginan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh pihak yang terkait agar dapat memanfaatkan hutan yang telah dimiliki semaksimal mungkin untuk universitas dan untuk memajukan ekonomi masyarakat sekitar UB Forest.

Dirjen PDASHL, Dr. Hilman Nugroho juga mengingatkan agar kita berperan aktif dalam kelestarian lingkungan dengan menanam 25 pohon selama hidup. Hal ini bertujuan untuk melestarikan alam disekitar UB Forest yang akan digunakan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat sekitar. Acara BMN dan HMPI 2017 diakhiri dengan penandatanganan prasasti Hutan Serbaguna UB Forest dan MOU oleh Rektor UB, Dirjen PDAS LH dan Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jatim. [Eko Ganis/Humas UB]

 

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID