Prasetya Online

>

Berita UB

BIW Gelar Pelatihan Business Model Canvas dan Varian Olahan Coklat

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ronnysetiantoko pada 21 September 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 406

Presentasi Dr. Setyono Yudo
Presentasi Dr. Setyono Yudo
Menutup rangkaian kegiatan Chocolate Goes to Campus yang berlangsung selama tiga hari (18-20/9/2018), Badan Inkubator Wirausaha Universitas Brawijaya (BIW UB) pada Kamis (20/9/2018) melaksanakan Pelatihan Business Model Canvas, Pelatihan Business Plan serta Pelatihan Varian Olahan Coklat.

Pelatihan yang dilaksanakan di gedung BIW UB ini menghadirkan pembicara antara lain Dr. Atim Djazuli, SE., MM., CFP (Direktur BIW UB), Dr. Ir. Setyono Yudo T., MS (Wakil Direktur I BIW UB), Dr. Wahdiyat moko, SE., MM., CPHR (Wakil Direktir II BIW UB), Arif Zamroni, SH., MH., MM (Ketua Asosiasi Petani Kakao Indonesia/APKAI) serta Dr.Dodyk Pranowo, STP., Msi (Dosen FTP UB).

Ditemui PRASETYA, Wakil Direktur I BIW UB Dr. Ir. Setyono Yudo T., MS menjelaskan bahwa kegiatan Chocolate Goes to Campus bertujuan untuk mempromosikan coklat sebagai produk dalam negeri yang banyak digunakan untuk produk makanan dan minuman masyarakat di Indonesia.

"Jadi kita tidak menggunakan produk dari luar, harapannya coklat itu nantinya semakin populer di masyarakat dan banyak dari mahasiswa tertarik untuk berwirausaha dibidang coklat, baik sebagai distributor, sebagai pemasaran, sebagai reseller ataupun pengusaha coklat dimana ia berasal," ujarnya.

Chocolate Goes to Campus merupakan kegiatan promosi yang disambung dengan pameran produk-produk coklat, beserta varian olahannya. Harapannya kegiatan ini mampu mengispirasi mahasiswa, dimana mereka bisa langsung melihat produk coklat yang ada dan mampu berkreasi serta menciptakan varian atau olahan cokelat yang baru.

Sedangkan untuk pelatihan yang diadakan di Gedung BIW UB terdiri dari pelatihan varian olahan coklat, supaya nantinya mereka punya kreasi baru lagi. Coklat diolah kembali sehingga menjadi produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Yang kedua adalah pelatihan pembuatan business model canvas dan pelatihan business plan untuk mengajukan proposal di PPBT (Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi) yang merupakan program dari Kemenristekdikti.

"Itu adalah dalam rangka kita menumbuhkan wirausahawan agar siap ke PPBT tetapi kalau bagi mahasiswa yang masih baru, kita tumbuhkan dulu sampai menjadi pengusaha kecil, baru kita dorong untuk menjadi pengusaha untuk masuk ke PPBT," jelas Yudo.

Untuk peserta pelatian sendiri menurut Yudo terdiri dari pemenang PIMNAS UB tahun 2016 - 2018, dosen-dosen di lingkungan UB yang mempunyai teknologi, seperti dosen dari FPIK, Fakultas Peternakan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik dimana mereka ingin bisa mendapatkan pendanaan dari Kemenristek dikti mengenai program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT).

"Jadi Dikti mempunyai program bahwa kampus itu harus mengkomersialisasikan teknologinya sehingga bisa dinikmati masyarakat dan tugas BIW adalah hilirisasi atau komersialisasi produk-produk teknologi kampus untuk dimasyarakatkan," pungkas Yudo. [ronny/Humas UB]

 

 

 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID