Prasetya Online

>

Berita UB

Atase Pendidikan Kedutaan Libya di Indonesia Kunjungi UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh denok pada 03 Januari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 335

Atase Pendidikan Libya, Abdelnasser O. Ali (tengah) kunjungi UB
Atase Pendidikan Libya, Abdelnasser O. Ali (tengah) kunjungi UB
Atase Pendidikan Untuk Kedutaan Libya di Indonesia dan Malaysia, Abdelnaser O. Ali mengunjungi Universitas Brawijaya (UB) pada Kamis (29/11/2018). Kunjungan yang dimaksudkan untuk membina hubungan baik dengan UB ini diterima Rektor Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, M.S di ruang kerjanya. Turut pula menerima kunjungan ini, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr. Ir. Sasmito Djati, M.S serta Kepala International Office (IO) Prof. Dr. Ir. Ifar Subagyo, M.Agr.St.

Saat ini tercatat ada sekitar 25 mahasiswa Libya aktif kuliah, baik menggunakan beasiswa maupun biaya sendiri. Sejak tahun 2009, tercatat sekitar 158 mahasiswa dari negara yang terletak di wilayah maghrib Afrika Utara tersebut menyelesaikan pendidikan baik program sarjana maupun pascasarjana di UB.

Seperti disampaikan salah satu mahasiswa Libya, Abdulsamea M.H.A. Hussen, Atase Pendidikan ini memiliki tanggung jawab di antaranya mengurusi kebutuhan warga negara Libya yang saat ini belajar di Indonesia termasuk masalah visa.

Dalam pertemuan dengan Rektor, Abdelnaser O. Ali mengapresiasi kerjasama yang telah terbangun dengan UB selama ini. Ia juga menyambut baik keberadaan BSS (Brawijaya Smart School) yang mengakomodir Sekolah Libya, yakni sekolah bagi putera/puteri mahasiswa asal Libya yang sedang belajar di UB.

Abdelnaser O. Ali mengupayakan bisa menambah jumlah mahasiswa asal Libya untuk belajar di Indonesia. Sekitar 70 mahasiswa Libya saat ini menempuh pendidikan tinggi di berbagai kampus di Indonesia dengan beasiswa Pemerintah Libya. Para pemegang beasiswa ini nantinya diharuskan untuk kembali ke Libya. Sementara yang kuliah dengan biaya sendiri lebih leluasa menentukan karier setelah menyelesaikan studi. Salah satu mahasiswa asal Libya yang saat ini menempuh Program Doktor Ilmu Akuntansi, Abdurahman Kalifa, pernah menyampaikan ingin bisa tinggal dan bekerja di Indonesia. Karena menurutnya, mengembangkan profesi di Indonesia juga turut berperan strategis dalam membangun hubungan baik Libya dan Indonesia. [Denok/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID