Prasetya Online

>

Berita UB

Alumni UB Akan Jadi Penguat SDM Bangsa

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh Oky_dian pada 28 April 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 883

East Java Governor With Her Sons and Daughters
East Java Governor With Her Sons and Daughters
Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. mengatakan wisudawan UB akan menjadi energi energi baru yang memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di berbagai Bidang. Demikian dikatakannya saat menghadiri wisuda UB Periode X tahun akademik 2018/2019, Sabtu (27/4/2019).

"Alumni UB akan jadi bagian dari penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) baik secara kualitatif maupun kuantitatif,"kata Kofifah.

Penguatantersebut akan memenuhi kualitas SDM di Bidang infrastruktur, pertanian, perikanan, dan pengairan sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Dia menambahkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur sedang gencar menggelar job market fair di sejumlah Balai Latihan Kerja (BLK). Yang terbaru dibuka adalah di Jombang yang menyediakan 2000 lebih peluang kerja dengan kualifikasi pekerjaan yang bervariasi di berbagai sektor dunia usaha dan industriKofifah juga mengatakan bahwa dengan diwisudanya alumni UB yang terdiri dari sarjana, magister dan vokasi akan menambah profile tenaga kerja yang saat ini masih didominasi lulusan SD dan SMP.

"Profile angkatan kerja kita 64 persen kuakifikasinya adalah lulus atau tidak lulus SD dan lulus atau tidak Lulu's SMP.  Maka kalau kita hari ini dapat tambahan energi luar biasa dari lulusan vokasi, S1, S2 dan S3, ini akan jadi penguatan sektor ketenagakerjaan kita. Kita berharap yang mengisi pasar kerja akan lebih banyak kategori skilled labour atau educated people,"kata Kofifah.

Selain memberikan motivasi kepada wisudawan UB, dalam kesempatan kali ini Kofifah Indar Parawansa juga menghadiri prosesi wisuda putra ketiganya yang meraih gelar sarjana kedokteran, Yusuf Mannagalli Parawansa.

Putranya berhasil lulus tepat waktu dan meraih indeks prestasi yang baik. Kofifah mengatakan bahwa putranya mempunyai cita-cita positif kelak dalam menjalani profesinya sebagai dokter.

 "Dia sering bilang, Ibu, saya  punya cita-cita kalau nanti  jadi dokter saya nggak mau hidup saya incomennya dari profesi saya, saya ingin dedikasikan profesi saya untuk berikan pengobatan gratis ke masyarakat. Dan dia inginnya dapat income dari wirausaha," kata Khofifah. [Oky Dian/Humas UB].

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID