Prasetya Online

>

Berita UB

Al-Quran dan Perubahan Peradaban Manusia

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh zenefale pada 06 Juni 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 582

Prof Dr Sirajuddin Syamsudin MA
Prof Dr Sirajuddin Syamsudin MA
Peradaban pada setiap bangsa merupakan tanda-tanda kemajuan dan perkembangan bangsa tersebut. Histori terbentuknya peradaban di negara-negara Islam adalah bermakna bahwa mereka memiliki produksi pemikiran, kekayaan intelektual, sistem hukum, hingga kekuasaan di tatanan masyarakat. Tak terkecuali bangsa Indonesia yang sudah lama mengembangkan peradaban Islam sejak masa kerajaan-kerajaan di wilayah Nusantara. Tatanan agama Islam yang berdasar pada Al-Quran juga menjadi sumber pemikiran dan ideologi Pancasila sejak era perang kemerdekaan hingga zaman sekarang. Hal ini sempat diungkapkan oleh Prof Dr Sirajuddin Syamsudin MA selaku Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia dalam ceramah dan dialog interaktif Peringatan Nuzulul Qur'an 1439H di Masjid Raden Fatah Universitas Brawijaya, Kamis (31/5).

Dengan mengambil tema yang bertajuk "Al-Quran dan Perubahan Perdaban Manusia", Prof Sirajuddin atau yang lebih akrab dipanggil Din Syamsudin mengajak kepada seluruh umat Islam untuk melangkah ke fase yang lebih baik dari sekedar menjadikan Nuzulul Quran sebagai kegiatan seremonial. Agar nantinya masyarakat tidak serta merta terjebak pada perayaannya tanpa mengetahui esensi Nuzulul Quran itu sendiri.

Menurutnya, sudah banyak kalangan yang mengembangkan metode belajar membaca Al-Quran hingga mentadaruskannya lewat berbagai fasilitas yang memudahkan untuk belajar dan mendalaminya. Sebagian lain juga sudah mentadaburkannya dan memahami pesan moral dan isyarat Al-Quran dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya akademisi atau kalangan intelektual. Pesan Al-Quran sangatlah kuat untuk mendorong untuk umat Islam agar mengalami kemajuan dalam kehidupan zaman. Kondisi ini sebenarnya sudah diteladankan oleh umat Islam pada abad pertengahan ketika mengalami zaman keemasan. Sebut saja penemu-penemu terbaik di masanya seperti Ibnu Sina, Abbas ibn Firnas, Al Idrisi, Al-Jazari, Al Khawarizmi dan masih banyak lagi penemu-penemu islam yang menjadi pondasi dasar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu Prof Sirajuddin juga mengungkapkan jika Al-Quran merupakan petunjuk bagi umat manusia, serta menjadi nilai-nilai yang memisahkan antara kebenaran dan kemunkaran. Dimana Al-Quran memiliki fungsi menerangi jalan manusia, menjadikannya makhluk sosial yang beradab, hingga meninggikan derajatnya. Turunnya Al-Quran sendiri merupakan wahyu atas manifestasi cinta ilahi kepada setiap ciptaannya. Sudah sepatutnya, jalan hidup dan peradaban manusia berdasarkan keduanya yaitu cinta Ilahiyah dan Al-Quran. [indra]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID