Prasetya Online

>

Berita UB

38 Ribu Peserta Ikuti SBMPTN 2018 di Kota Malang

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh dimaspam pada 14 Mei 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 351

Rektor Prof. Bisri melihat ujian SBMPTN berbasis Komputer
Rektor Prof. Bisri melihat ujian SBMPTN berbasis Komputer
Sebanyak 38.890 peserta mengikuti tes SBMPTN yang terdiri dari 16.310 mengikuti UTBC kelompok Saintek, 17.242 mengikuti UTBC kelompok Soshum dan 3.588 mengikuti UTBC kelompok ujian Campuran.

Selain UTBC, Panlok 55 juga menyediakan Faslilitas untuk mendukung terlaksananya SBMPTN yang menggunakan metode UTBK. Tercatat sebanyak 1.750 peserta memilih jalur ini. Untuk itu, UB telah menyiapkan sebanyak 745 unit komputer, UM menyediakan 825 unit komputer dan UIN Maliki menyediakan 180 unit komputer.

Pada SBMPTN 2018, Panlok 55 juga menerima peserta difabel sebanyak 13 orang dari berbagai kelompok ujian yakni kelompok Saintek penyandang Tuna Rungu dan Tuna Daksa masing masing 1 orang, Kelompok Soshum diikuti oleh 2 orang penyandang Tuna Netra, 4 orang Tuna Rungu, 1 orang Tuna Wicara, 1 orang Tuna Rungu dan Tuna Wicara. Sementara untuk kelompok ujian campuran terdapat 2 orang Tuna Netra dan 1 orang Tuna Rungu.

Khusus untuk Penyandang difabel Tuna Netra, panitia akan menyediakan ruangan khusus dan terpisah serta disediakan pendamping untuk membacakan soal.

Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Rina Dwiastuti mengatakan terjadi peningkatan peserta UTBK tiap tahunnya. Dan program pemerintah memang menambah porsi jumlah peserta UTBK sehingga kelak semua ujian SBMPTN menggunakan Komputer maupun lewat Smartphone berbasis Android.

 "Untuk sementara ujian SBMPTN menggunakan smartphone masih dilaksanakan di Bandung dan masih dalam tahap uji coba. Tetapi Pihak Kemenristekdikti yakin berhasil jadi tahun depan bisa lebih luas operasionalnya," kata Rina.

Hal tersebut sangat didukung oleh Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS yang mengatakan ujian menggunakan sistem Android sangat efisien dari segi waktu dan biaya.

"Kalau saat ini kita harus menunggu hasil ujian SBMPTN kurang lebih 1 bulan, dengan menggunakan sistem UTBK lewat Smartphone mungkin cukup menunggu beberapa jam saja sudah tahu peserta diterima atau tidaknya," ujar Bisri.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Kusmartono, MS menambahkan bahwa untuk tahun 2018 ini UB menerima sebanyak 986 mahasiswa lewat program Bidikmisi yang terbagi atas 632 mahasiswa lewat jalur SNMPTN dan 354 mahasiswa lewat jalur SBMTPN.

Sementara itu, peningkatan Jumlah peserta tes SBMPTN 2018 sebesar 8,6% dibanding tahun 2017. Ini menandakan semakin tingginya animo siswa SMA untuk melanjutkan pendidikannya ke Strata 1 yang digelar serentak di Indonesia Selasa (8/5/2018).  Panitia Lokal (Panlok) 55 Malang yang terdiri atas UB, UIN, dan UM telah menyediakan fasilitas baik untuk Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) maupun Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). [Dimas/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID