Prasetya Online

>

Berita UB

18 Dokter Spesialis Baru Ucapkan Sumpah

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 24 September 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 329

Pelantikan Dokter Spesialis Baru FK UB
Pelantikan Dokter Spesialis Baru FK UB
Sebanyak delapan belas Dokter Spesialis baru Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya mengucapkan sumpah dokter pada Jumat (21/9) di Gedung Auditorium Lantai 6 FKUB. Dokter baru tersebut diantaranya; dr. Dessy Anitasari, SpA, dr. Centaura Naila Alfin Camielle, SpA, dr. Bayu Kurniawan, SpA, dr Deandy Nova Setia A.S., SpA, dr. Fadhli Ramadhan, SpJP, dr. Hesti Wulandari, SpJP, dr. Dinarsari Hayuning Putri, SpJP, dr. Mirza Failasufi, SpJP, dr. Sita Ratri Andini, SpOG, dr. Cecep Anwar Hidayat, SpOG, dr. Fadilah Mutaqin, SpA, dr. Rakhmad Aditya Hernawan, SpOT, dr. Abraham Sebastian Gunadi, SpEM, dr. Handrian Rahman Purawijaya, SpEM, dr. Alwi Rachman, SpOT, dr. Warih Anggoro Mustaqim, SpOT, Dr. Sindu Sintara, SpAn, dan dr Haryogi Pramuditya, SpTHT-KL

Ketua Jurusan Program Dokter Spesialis dan Sub Spesialis FKUB, Dr. dr. Arsana Wiyasa, SpOG.K mengatakan pendidikan dokter spesialis berhubungan erat dengan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, pendidikan yang berkualitas akan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. "Pelayanan berkualitas tidak hanya ditentukan oleh keilmuan dan teknologi kesehatan, namnum yang lebih penting adalah perilaku terpuji saat melayani pasien. Oleh karena itu perilaku terpuji di harapkan akan dapat meningkatkan keselematan pasien" ujarnya

Sementara Dekan Fakultas Kedokteran yang dalam hal ini diwakilkan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. dr Wisnu Barlianto, M.Si.Med, SpA(K) menjelaskan bahwa Pemerintah telah mencanangkan Program WDKS (Wajjb Kerja Dokter Spesialis), yaitu wajib kerja ke daerah selama satu tahun. Pemerintah juga telah melakukan pembagian penempatan WDKS untuk semua mahasiswa FK yang sudah mempunyai PPDS, lulusan FKUB mendapatkan lokasi di Jawa Timur, NTT dan Papua. Program tersebut bertujuan untuk mengisi kekosongan dokter spesialis di daerah yang selama ini belum terpecahkan. "Konsekuensinya apabila Dokter Spesialis baru tidak mengikuti program ini makan tidak akan mendapatkan STR, semoga saudara dapat bekerja secara profesional, memberikan pelayanan yang optimal dan sebaik - baiknya kepada masyarakat." Jelas dr. Wisnu

Ia juga berpesan agar hubungan alumni dan almamater selalu terjaga dengan baik. "Komunikasi antar alumni dan almamater akan menjadi media untuk lebih meningkatkan keilmuan atau keterampilan para almuni. Kolegalitas antar alumni juga perlu ditingkatkan agar dimanapun saudara bertugas akan dapat saling membantu meningkatkan kinerja" tutupnya.

Turut hadir dalam Sumpah Dokter Spesialis kali ini yaitu orang tua dari para dokter baru, Dekanat FK UB, Direktur RSU dr. Saiful Anwar Malang dan rumah sakit jejaring FK UB, serta Ketua dan Sekretaris Program Studi di FK UB. [dinda/vicky]

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID