Prasetya Online

>

Berita UB

10 Mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Lakukan Ekspedisi di Pulau Terpencil

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh siti-rahma pada 18 September 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 662

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 17.504 pulau. Disamping itu, Indonesia memiliki banyak sekali pulau-pulau kecil yaitu luasannya kurang dari 2.000 km2 sesuai dengan Undang-Undang 27 Tahun 2007. Pulau-Pulau Kecil (PPK) memiliki potensi pembangunan yang sangat besar serta memiliki ekosistem khas tropis dengan produktivitas hayati yang sangat tinggi yaitu terumbu karang, padang lamun, dan mangrove. Ketiga Ekosistem tersebut sangat dibutuhkan oleh semua Mahluk Hidup khususnya di Indonesia.

Nursya Arsa, selaku ketua Himpunan Mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan menjelaskan bahwa disamping potensi yang dimiliki PPK, nyatanya PPK memiliki kendala yang kompleks dalam proses pengelolaannya yaitu kurangnya data dan informasi tentang PPK, kurang berpihaknya pemerintah terhadap pengelolaan PPK, terbatasnya sarana dan prasarana, adanya konflik kepentingan, harga bahan pokok yang mahal, bahkan akses Pendidikan dan kesehatan yang masih kurang. Padahal jika terkelola dengan baik, PPK berpotensi dalam kegiatan Pariwisata, Rekreasi, Konservasi dan pemanfaatan lainnya. Oleh karena itu Himpunan Mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (HMP PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK ) Universitas Brawijaya (UB), melakukan kegiatan yang diberi nama KAMPESTAN Social Scientific Expedition ini sebagai suatu tindakan nyata mahasiswa untuk membantu pemerintah dalam mengelola dan membangun Pulau-Pulau Kecil yang belum Optimal bagi kepentingan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
Mahasiswa Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan FPIK UB menyelesaikan Ekspedisi selama 21 hari di Pulau Sase'el Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep Jawa Timur. "Pulau Sase'el merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di Timur pulau Jawa, membutuhkan waktu lebih dari 20 jam menggunakan kapal untuk bisa sampai di pulau tersebut," ujar Feri selaku anggota tim. Pulau ini termasuk pulau kecil yang wilayahnya tidak lebih dari 1000 km2 dan merupakan pulau yang sebagian besar nelayannya menangkap Cumi-cumi.  Ditto Purwanto, Ketua Pelaksana Kegiatan menjelaskan, KAMPESTAN Social Scientific Expedition ialah nama program HMP PSP dalam melakukan kegiatan penelitian dan sosial di daerah 3T. Tim terdiri dari 10 orang yang terjun ke lapang melakukan berbagai kegiatan seperti Sosialisasi dan Aksi lingkungan bersih dari sampah, sosialisasi jiwa Nasionalisme dengan sasaran siswa Sekolah Dasar, pemetaan pesebaran Alat Tangkap Nelayan, pemetaan potensi wisata dan lain sebagainya.

Hasil dari penelitian ini berupa Data Pulau, peta tutupan lahan, dan peta pesebaran Alat Tangkap Nelayan. Hasil ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan juga peneliti selanjutnya. Selain itu, Tim ini melakukan kegiatan social berupa sosialisasi jiwa Nasionalisme, sosialisasi Lingkungan, Aksi Bersih Pantai, dan melakukan diskusi Bersama Masyarakat setempat terkait permasalahan yang terdapat di Pulau Sase'el. Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi peneliti, Civitas Akademika, dan Masyarakat Luas Khususnya Masyarakat Pulau-Pulau Kecil. [*/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID