Beberkan Rahasia Lulus Tanpa Skripsi Kepada Siswa MA Al-Mukmin Ngruki

MA Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo mengunjungi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) pada Senin (4/3/2024) dalam rangkaian kegiatan studi lanjut yang diikuti oleh 102 santri.

“Tujuan dari kedatangan kami adalah agar para santri memiliki motivasi untuk studi lebih giat lagi, lebih rajin, selanjutnya bisa melanjutkan di jenjang pendidikan yang lebih lanjut lagi sesuai dengan harapan mereka, salah satunya mungkin di Universitas Brawijaya Malang ini,” ucap Wakil Kepala MA Al-Mukmin Sukoharjo, Sulaeman, S.Pd.

Selaras dengan harapan Sulaeman, S.Pd, Ketua Pusat Sistem Informasi dan Kehumasan FISIP UB, Tia Subekti S.IP, MA juga berharap kunjungan ini dapat memotivasi para santri untuk mengenyam pendidikan di jenjang perkuliahan.

Setelah mendengarkan materi yang disampaikan oleh Humas FISIP UB, Muhammad Irfan Anshori, S.I.Kom., salah satu santri MA Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo, Alwi bertanya mengenai ketentuan lulus tanpa skripsi yang diterapkan di FISIP.

Salah satu jawabannya adalah mahasiswa Universitas Brawijaya dapat lulus tanpa skripsi apabila berhasil meraih medali emas di PIMNAS atau Pekan Ilmiah Nasional.

“Bahkan ketika Mas Alwi misalkan kalau besok masih semester 4 ikut PIMNAS dan juara 1 dapat medali emas, bisa langsung diproses. Sudah tidak usah memikirkan skripsi. Selesaikan saja kuliah sampai semester 7, sudah selesai. Nah itu salah satu reward yang diberikan oleh level universitas,” tuturnya.

Selain itu, pihak fakultas sedang membuat aturan agar mahasiswa-mahasiswa FISIP tidak perlu membuat skripsi untuk lulus.

“Bisa dari hasil karya, misalkan desain model apa, ada bentuknya, ada produknya,” terangnya.

Kegiatan kunjungan pun ditutup dan dilanjutkan dengan FISIP Tour yang mengajak para santri untuk berkeliling di FISIP UB agar mereka semakin termotivasi untuk menjadikan FISIP UB sebagai tempat untuk melanjutkan studi. (Fazlar/Humas FISIP/oky/Humas UB)