Aturan Baru Selma UB: Kuota SNMPTN Berkurang Jalur Mandiri Lebih Fleksibel

Universitas Brawijaya (UB) menggelar sosialisasi jalur masuk perguruan tinggi yang disiarkan melalui kanal YouTube UB TV, Rabu (16/2/2022).

Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik Heri Prawoto Widodo, S.Sos., M.A.B menjelaskan kuota penerimaan mahasiswa baru yang ditetapkan LTMPT tahun ini yaitu 20% (SNMPTN), 30% (SBMPTN), dan 50 % (Seleksi Mandiri).

“Kuota untuk SNMPTN tahun ini berkurang. Jadi secara otomatis jumlah siswa di sekolah yang diterima lewat jalur SNMPTN UB pun juga berkurang,” katanya.

Heri menambahkan untuk pendaftaran SNMPTN disyaratkan siswa bisa memilih satu atau dua prodi yang berada di provinsi asal.

“Jadi jika jumlah siswa terbanyak yang diterima lewat jalur SNMPTN UB ada di Provinsi Jawa Timur bukan semata-mata karena persyaratan pemilihan prodi di provinsi asal. Namun karena kualitas dan prestasi yang dimiliki siswa SMA di Jawa Timur,” katanya.

Sedangkan untuk jalur SBMPTN, Heri mengatakan secara teknis tidak berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara untuk Seleksi Mandiri, Heri menjelaskan untuk tahun ini, siswa bisa mengikuti melalui jalur raport atau UTBK.

“Bagi siswa yang tidak mengikuti UTBK bisa mendaftar jalur mandiri melalui prestasi akademik atau raport,”katanya.

Untuk seleksi Mandiri yang menggunakan rapor nilai yang digunakan adalah pelajaran pengetahuan umum dan nilai peminatan seperti Fisika atau Kimia (bagi IPA) dan Geografi dan Akuntansi (bagi siswa IPS).

“Pada Seleksi Mandiri Prestasi Akademik ini lebih fleksibel dibandingkan pada jalur SNMPTN terutama bagi anak IPA yang ingin memilih program studi soshum karena nilainya diambil nilai rata rata bukan nilai per mata pelajaran saja,” katanya.

Kasubdiv Humas Kotok Gurito, S.E., menjelaskan terkait profil UB secara umum mulai dari program studi, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta beasiswa yang ada ditawarkan oleh UB.

“Bagi adek adek yang ingin mendapat beasiswa di UB harus rajin mencari informasi karena banyak instansi pemerintah dan swasta yang menyediakannya. Ada beasiswa yang ditawarkan mulai dari awal kuliah hingga lulus atau mulai dari semester lima hingga lulus kuliah,” katanya. (OKY /Humas UB).