AQAS Serahkan 4 Sertifikat Akreditasi Internasional untuk FH-UB

Managing Director AQAS Dorris Hermann menyerahkan sertifikat AQAS kepada Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH-UB) menerima empat sertifikat akreditasi internasional dari Agentur zur Qualitätssicherung an Hochschulen mit Sitz in Köln (AQAS). Empat program studi tersebut yaitu Program Sarjana Ilmu Hukum, Program Magister Ilmu Hukum, Program Doktor Ilmu Hukum di Malang dan Program Doktor Ilmu Hukum di Jakarta.

Keempat sertifikat akreditasi internasional ini diserahkan langsung oleh Managing Director AQAS Dorris Hermann kepada Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc, Rabu (03/08/2022), di Ruang Sidang Lantai 8 Gedung Rektorat.

Managing Director AQAS Dorris Hermann menyampaikan, akreditasi internasional yang dilakukan oleh FH-UB merupakan keputusan manajemen yang bijak untuk dilakukan, yang akan berdampak untuk kemajuan institusi.

“Banyak yang telah dikerjakan selama penilaian akreditasi, namun kerja keras ini terbayar dengan kesuksesan meraih sertifikat untuk empat program studi,” ujar Dorris.

Rektor UB dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada tim AQAS yang telah mendampingi selama penilaian akreditasi, juga kepada pimpinan universitas, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan tim, serta pimpinan Fakultas Hukum beserta jajaran dan staf.

“Terima kasih atas peninjauan yang telah dilakukan oleh tim AQAS, panilaian yang diberikan sangat penting untuk perbaikan kualitas kurikulum, dan proses belajar mengajar. Dan terima kasih atas kesempatan untuk mendapatkan sertifikat akreditasi internasional ini. Semoga FH semakin dikenal secara internasional,” kata Rektor.

Sementara itu Dekan FH Dr. Muchamad Ali Safa’at, S.H., M.H menuturkan, perolehan akreditasi internasional ini merupakan hasil dari kerja sama dan kerja keras segenap civitas akademia FH-UB dan bimbingan serta dukungan dari pimpinan UB.

“Akreditasi ini juga telah direkognisi oleh BAN PT sehingga dua Program Studi, yaitu Sarjana Ilmu Hukum dan Magister Ilmu Hukum telah terakreditasi Unggul. Sedangkan untuk Program Studi Doktor Ilmu Hukum dan Doktor Ilmu Hukum PSDKU Jakarta sedang dalam proses,” ungkap Dekan.

Ia berharap perolehan akreditasi internasional pertama dari AQAS ini akan diikuti oleh prodi dan fakultas lainnya agar menambah jumlah prodi di UB yang terakreditasi internasional UB, sehingga akan mendorong reputasi internasional UB.

“Dengan akteditasi ini kami berharap reputasi FH UB semakin meningkat. Selain itu juga menjadi modal untuk perbaikan dan peningkatan mutu pembelajaran dan atmosfer akademik yang sehat,” katanya.

Keberhasilan FH-UB mendapatkan akreditasi internasional AQAS adalah karena memenuhi tujuh kriteria, yakni kualitas kurikulum, prosedur penjaminan mutu, proses belajar mengajar dan asesmen, admisi, kualitas dosen, suasana akademik, dan informasi publik. [Irene]