Prasetya Online

>

Press Release

KPRI UB Terus Kembangkan Usaha Demi Kesejahteraan Anggota

Submit by denok on April 08, 2016 | View : 501

UB Menangi Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

Submit by denok on February 11, 2016 | View : 1061

Penyerahan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2014 dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS
Penyerahan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2014 dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS
Prestasi Universitas Brawijaya (UB) dalam bidang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) meningkat pada tahun 2015. Jika sebelumnya menduduki posisi kedua, maka kemudian UB menduduki posisi pertama pada Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2015 untuk kategori Perguruan Tinggi Negeri. Raihan nilai UB pada tahun ini mencapai 87,861 sementara Universitas Gadjah Mada yang menduduki posisi kedua memperoleh nilai 77,653.

UB Sinergi dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bangun Hutan Pendidikan

Submit by oky_dian on January 14, 2016 | View : 718

Menjadi salah satu perguruan tinggi terbesar di Indonesia dituntut untuk bisa menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penelitian, Pendidikan, dan Pengabdian Masyarakat tidak bisa hanya diterapkan di dalam kelas, namun perlu bukti nyata . Pemberdayaan lahan kosong untuk dijadikan laboratorium pendidikan bisa menjadi salah satu alternatif pembuktian bahwa perguruan tinggi benar-benar menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

Peringatan Dies Natalis UB ke 53 pada tanggal 5 Januari 2016 akan menjadi momen istimewa bagi UB. Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc akan hadir sebagai pemateri orasi Ilmiah. Dia juga akan memberikan hibah lahan seluas kurang lebih 611 HA untuk dijadikan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK).Universitas Brawijaya mendapat hak kelola atas hutan ini dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hal tersebut merupakan bentuk sinergi UB dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dikatakan oleh Rektor UB, Prof Dr Ir Mohammad Bisri bahwa latar belakang sinergitas berawal dari jumlah mahasiswa yang semakin banyak namun terbatas dengan lahan pendidikan yang ada. Mulai dari situ, Rektor UB berinisiatif untuk membuat laboratorium pendidikan di luar kampus utama. Kedepan laboratorium tersebut diharapkan bisa menjadi sarana penunjang pendidikan bagi mahasiswa, penelitian bagi dosen, dan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar.

UB Kukuhkan Tiga Gubes Bidang Ekonomi

Submit by oky_dian on December 10, 2015 | View : 958

Universitas Brawijaya kembali mengukuhkan tiga Guru Besar di bidang ekonomi pada Kamis (10/12/2015).

Prof. Dr. Khusnul Ashar, SE., MA yang dikukuhkan pertama adalah guru besar ke-32 dari FEB dan ke 218 UB. Pidato pengukuhannya yang berjudul "Penanggulangan Kemiskinan Melalui Lembaga Keuangan Mikro Berwatak Social Entrepreneur" menyoroti bagaimana Lembaga Keuangan Mikro (LKM) mampu menanggulangi kemiskinan dengan cara social entrepreneur atau wirausaha sosial. Wirausaha sosial adalah karakter yang dicirikan oleh kemampuan yang tinggi dalam menjaga keseimbangan dan keharmonisan hubungan antara misi sosial dengan misi bisnis. Misi sosial program pengentasan kemiskinan adalah peningkatan kesejahteraan kaum miskin termasuk mereka yang tergolong paling miskin sedangkan misi bisnis lembaga keuangan mikro adalah kesinambungan organisasi yang didukung oleh kondisi keuangan yang sehat.

Beasiswa Untuk Kuliah di UB. Kenapa Tidak?

Submit by denok on November 20, 2015 | View : 1237

Berbagai kemudahan bisa diperoleh mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya (UB). Diantara kemudahan tersebut adalah dukungan finansial melalui beasiswa. Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS menyampaikan, "tidak banyak yang murni biaya sendiri untuk kuliah di UB". Sekitar 20% mahasiswa program sarjana di UB memperoleh beasiswa ketika menempuh pendidikan di UB. Dari jumlah tersebut, separuh diantaranya merupakan penyandang beasiswa bidik misi. Sementara pada program pascasarjana, mahasiswa penyandang beasiswa mencapai 80%.