Prasetya Online

>

Kliping

Bikin Abon Cukup Sehari, Hemat Biaya hingga 68 persen

Dikirim oleh zenefale pada 26 September 2016 | Dari Jawa Pos, edisi Kamis 16 Juni 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 24

Tim mahasiswa FTP UB berhasil membuat penggorengan abon multfungsi yang mampu menghemat biaya produksi. Alat penggorengan yang diberi nama Deep-Tech itu merupakan inovasi teknologi dalam penggorengan abon ikan yang menerapkan teknologi Deep Fat Frying dengan kapasitas hingga 90 liter. Keunggulan teknologi tersebut yaitu proses penggorengan lebih cepat sehingga menghasilkan produk lebih steril dengan tingkat kematangan merata.

Gigih Golkan Perda Ramah Difabel

Dikirim oleh zenefale pada 26 September 2016 | Dari Jawa Pos, edisi Jumat 1 Juli 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 14

Kaum difabel adalah minoritas besar. Ada contoh bagaimana mereka mengubah keadaan di Malang. Slamet Thohari MA sekretaris Pusat Studi Layanan Disabilitas UB menceritakannya. Menurut Thohari, di kota Malang saja, populasi penyandang disabilitas sekitar 135.000 jiwa dari populasi 894.653 jiwa pada 2012. PSLD merangkul mereka sebagai ikhtiar agar kaum yang termaginalkan itu mendapat akses kehidupan yang lebih baik.

Karena Kampus Belum Ramah Difabel

Dikirim oleh zenefale pada 26 September 2016 | Dari Jawa Pos, edisi Jumat 1 Juli 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 16

Geliat penyandang disabilitas di Malang tak lepas dari dorongan UB. Bil khusus Pusat Studi Layanan Disabilitas (PSLD) di universitas itu. Slamet Thohari MA menyebut PSLD didirikan pada 2012 karena prihatin atas minimnya akses pendidikan bagi penyandang disabilitas di pendidikan tinggi dan minimnya isu disabilitas dalam dunia akademik. 

Alat Pendeteksi Diabetes Buatan UB Diperkenalkan ke Dunia Internasional

Dikirim oleh zenefale pada 26 September 2016 | Dari Kompas, edisi Jumat 24 Juni 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 28

Kit Diagnostil GAD65 yang merupakan pendeteksi penyakit diabetes secara dini untuk pasien DM tipe 1 berbasis reverse flow immunochromatoghraphy atau rapid test autoimmune marker autoantibodi GAD65 telah diperkenalkan UB hingga ke luar negeri. Hal itu dilakukan tim peneliti dengan membawa Kit Diagnostik GAD65 ke dalam forum-forum internasional maupun kegiatan kerjasama dengan universitas di luar negeri.

Dosen UB Temukan Alat Pendeteksi Dini Diabetes

Dikirim oleh zenefale pada 26 September 2016 | Dari Malang Post, edisi Jumat 24 Juni 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 12

Penyakit Diabetes masih menjadi momok di negeri ini. Apalagi, semakin banyaknya ragam kuliner terutama yang mengandung banyak gula, memicu potensi penyakit ini semkain berkembang dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, tim Biosains UB digawangi oleh Prof. Fatchiyah MKes PhD membuat terobosan baru berupa sebuah alat Kot Diagnostik GAD65, sebuah alat pendeteksi dini Diabetes Melitus tipe 1 dan 1.5.