Prasetya Online

>

Kliping

Paradox Kebijakan Utang

Dikirim oleh zenefale pada 02 Februari 2017 | Dari Republika, edisi 7 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 497

Sejak negara ini berdiri, kebijakan utang pemerintah selalu berhasil memanaskan sekam-sekam perdebatan. Penulis lebih suka menyebut utang pemerintah sebagai "utang kita", karena nantinya tidak lain kitalah (masyarakat Indonesia) yang akan menanggung seluruh kewajiban peluanasan serta beban bunganya. Perdebatan yang timbul di sela-sela ruang diskursus publik menjadi sangat wajar terjadi, mengingat tidak ada jaminan yang tegas, pemasukan yang bersumber dari utang akan selalu berdampak positif terhadap kualitas pembangunan di Indonesia.

Hoax dan Pembangunan Ekonomi

Dikirim oleh zenefale pada 30 Januari 2017 | Dari Malang Post, edisi Jumat 13 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 201

Presiden RI Joko Widodo begitu khawatir terhadap berita bohong atau hoax yang akan berdampak bagi stabilitas ekonomi dan politik di Indonesia. Saya rasa ini sangat wajar. Media sosial yang berkembang begitu cepat, telah mendorong distribusi informasi ke seluruh masyarakat tanpa filter yang cukup sehingga sulit sekali bagi orang awam untuk mengidentifikasi informasi yang valid.

UB Harus Siapkan Rp 5 Triliun

Dikirim oleh zenefale pada 30 Januari 2017 | Dari Malang Post, edisi Selasa 17 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 177

UB saat ini sedang menjalani proses perubahan status, dari perguruan tinggi negeri badan layanan umum menjadi PTN berbadan hukum. namun kampus itu harus memenuhi syarat yang sangat berat. UB harus memiliki dana abadi Rp 5 triliun. Masalahnya, dana abadi UB tidak sampai sebesar itu. Ketua tim persiapan PTN BH Prof Dr Ir Abdul Latief Abadi MS mejelaskan jika nantinya UB bersatus PTN BH yang sudah mandiri, mahasiswa dan masyarakat harus siap mengubah mindset.

Isu Realtime Terpantau di Lab FISIP UB

Dikirim oleh zenefale pada 26 Januari 2017 | Dari Malang Post, edisi Kamis 19 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 113

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UB kini mempunyai laboratorium baru. Laboratorium Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Social Data Analytics ini diresmikan oleh Rektor Prof Dr Ir Mohammad Bisri MS. Cara kerja dari lab ini adalah menganalisa data data besar yang terfokus pada big data analytic. Segala macam data dan informasi yang ada baik dari hasil penelitian maupun realtime terjadi tentang isu-isu yang menyangkut perkembangan dalam maupun luar negeri dapat terpantau secara real time.

UB Kurangi Mahasiswa S1 Tambah Kuota S2

Dikirim oleh zenefale pada 24 Januari 2017 | Dari Radar Malang, edisi Selasa 17 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 114

UB akan mengurangi kuota penerimaan mahasiswa baru tahun 2017 ini. Jika sebelumnya UB selalu menerima mahasiswa baru di atas 10 ribu, tahun ini maksimal hanya akan menerima 10 ribu. Kampus terbesar di kota malang itu tidak lagi berlomba menambah kuota mahasiswa, tetapi lebih fokus terhadap peningkatan kualitas mahasiswanya.