Prasetya Online

>

Berita UB

Monitoring dan Eksplorasi Volcano Geothermal di Cangar Oleh Dosen Fisika UB

Dikirim oleh denok pada 16 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 564

Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., PhD
Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., PhD
Indonesia menyimpan potensi geothermal sekitar 29 Giga Watt atau 40% dari potensi dunia. Dari jumlah tersebut, 80% diantaranya tersimpan di gunung api atau disebut dengan volcano hosted geothermal. Dosen Jurusan Fisika FMIPA Universitas Brawijaya (UB) Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., PhD menyampaikan Indonesia memiliki jumlah gunung api terbanyak di dunia yakni sekitar 127 gunung api atau 13.3% dari keseluruhan gunung api (volcano) dunia.

Namun sayangnya, Indonesia belum menyadari potensi tersebut. Sukir menilai monitoring gunung api tersebut masih rendah. Piranti monitoring gunung api saja menurutnya masih menggunakan teknologi tahun 70-an dengan kondisi minimal.

FT UB Kerjasama dengan NCTU

Dikirim oleh prasetyaFT pada 13 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 306

8392_20170117110439
8392_20170117110439
Empat perwakilan College of Engineering, National Chiao Tung University (NCTU) berkunjung ke FT UB dalam rangka penandatanganan MoU di bidang akademik, Jumat (13/1/2016).

Perwakilan NCTU yang terdiri dari Chairman of Department Material Science & Engineering (MSE) Prof Hong-Cheu Lin, Director of International Affairs of the College of Engineering Prof Jih-Perng Leu, Coordinator of Student Recruiting Committee of MSE Department Prof Yung-Jung Hsu, dan Cut Rullyani mahasiswa Indonesia yang menempuh Ph.D study di NCTU, diterima langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr Ir Surjono MTP di Ruang Rapat lantai 3 Gedung Dekanat FT. Turut hadir dalam kesempatan itu adalah Ketua International Liaison Office FT-UB Dr. Rini Nur Hasanah, S.T., M.Sc., serta perwakilan dari jurusan dan program studi di Fakultas Teknik.

Mahasiswa Pertanian Ciptakan Pupuk Sehat

Dikirim oleh oky_dian pada 13 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 1027

Foto Tim Ika Nurul Febrianti,Muhammad Esa Nur Islami, Like Mutiaristi, Luqman Bassa Ramadhani dan Nabilah Marhah
Foto Tim Ika Nurul Febrianti,Muhammad Esa Nur Islami, Like Mutiaristi, Luqman Bassa Ramadhani dan Nabilah Marhah
Lima mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) menciptakan pupuk sehat yang terbuat dari mikroorganisme dan sampah organik bernama Teh Kompos. Ika Nurul Febrianti, Muhammad Esa Nur Islami, Like Mutiaristi, Luqman Bassa Ramadhani dan Nabilah Marhah menjelaskan latar belakang dibuatnya pupuk organik bernama teh kompos. Mereka melihat saat ini banyak tanah di Indonesia yang mengalami penurunan kualitas agroekosistem karena penggunaan pupuk anorganik. Salah satunya adalah menurunnya kualitas tanah.

"Oleh karena itu kami berinisiatif untuk membuat pupuk yang sehat dan ramah lingkungan. Dengan menggunakan pupuk yang sehat, buah yang dihasilkan juga akan sehat sehingga bisa mendukung produksi pangan yang sehat pula," katanya.

UB dan UM Tuan Rumah MTQ 2017

Dikirim oleh oky_dian pada 13 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 1177

Ketua Dewan Hakim MTQ Said Agil Husein Al-Munawar dan WR III Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS.
Ketua Dewan Hakim MTQ Said Agil Husein Al-Munawar dan WR III Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS.
Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Mahasiswa tahun 2017. Ketua Dewan Hakim MTQ Mahasiswa Said Agil Husein Al-Munawar berpesan agar dua PTN yang menjadi panitia harus benar-benar berkoordinasi agar tidak terjadi kesalahan informasi.

"Jangan sampai pada saat kompetisi dimulai masih ada peserta yang belum melakukan pendaftaran. Beberapa waktu pada pelaksanaan lomba MTQ ada beberapa peserta yang datang pada saat lomba padahal mereka belum melakukan pendaftaran," kata mantan menteri Agama tersebut.

Darmin: Alumni SMK Perlu Dibekali Sertifikasi Kompetensi

Dikirim oleh oky_dian pada 12 Januari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 593

Diskusi Tiga Menteri Dihadiri oleh Gubernur Jatim, Walikota Malang dan Bupati Malang
Diskusi Tiga Menteri Dihadiri oleh Gubernur Jatim, Walikota Malang dan Bupati Malang
Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Darmin Nasution mengatakan perlu adanya perombakan pendidikan terutama sekolah kejuruan atau SMK. Dikatakannya bahwa banyak lulusan SMK yang saat ini masih mengikuti beberapa pelatihan kerja.

"Pada saat saya mengunjungi balai latihan kerja, sekitar 60 persen peserta berasal dari lulusan SMK sisanya adalah lulusan SMA dan lain-lain," katanya.

Dikatakan Darmin, bahwa salah satu upaya untuk membekali calon lulusan SMK di dunia kerja dengan sertifikasi kompetensi.