Prasetya Online

>

Berita UB

Menkes: Perlu Sinergikan Bidang Kesehatan dan Pendidikan Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Dikirim oleh Oky_dian pada 23 Februari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 160

2399_20170223223030
2399_20170223223030
Bidang kesehatan dan pendidikan harus saling berkolaborasi untuk menciptakan masyarakat sejahtera sesuai dengan target MDGs. Demikian pesan yang disampaikan oleh menteri kesehatan RI Nila Djuwita F Moeloek,SpM (K) dalam Semiloka Kesehatan Dokter Spesialis dam Sub Spesialis di Gedung Widyaloka UB,Kamis (23/2/2017).

Dikatakannya bahwa lembaga pendidikan mempunyai andil dalam mencetak tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan seperti dokter, perawat,bidan, dan laboran dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan yang mash ada di Indonesia seperti gizi buruk dan penyakit menular. Perguruan tinggi dipandang sebagai sebuah institusi yang melahirkan dokter-dokter spesialis. Sayangnya, saat ini tidak banyak lulusan dokter spesialis yang mau ditempatkan di pelosok nusantara.

Fakultas Peternakan UB Miliki Rumah Kaca

Dikirim oleh dietodita pada 23 Februari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 62

9553_20170223134731
9553_20170223134731
Fakultas Peternakan (Fapet) UB mendirikan rumah kaca (
glass house) dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana laboratorium. Pembangunan bangunan yang terletak di lab Lapang Sumber Sekar ini dimulai sejak bulan September hingga Oktober tahun 2016 lalu.

Rumah kaca tersebut akan dikelola oleh bagian Nutrisi dan Makanan Ternak (NMT). Penyerahan dilakukan oleh Dekan, Prof. Suyadi kepada Kepala Lab Hijauan Pakan Ternak yaitu Prof. Ifar Subagyo, Rabu (22/2/2017). Bertempat di ruang pertemuan Lab lapang Sumber Sekar dengan mengundang para wakil dekan, seluruh dosen pengajar bagian NMT, Ketua Bagian, Ketua Program Studi, Pengurus Lab Sumber Sekar, KTU, dan Ka. Sub Bag.

Pakar UB: Masyarakat Butuh Transportasi Cepat, Mudah, Aman, Murah dan Nyaman

Dikirim oleh Oky_dian pada 23 Februari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 238

akar transportasi Universitas Brawijaya (UB) Hendi Bowoputro, ST.,M.T.,
akar transportasi Universitas Brawijaya (UB) Hendi Bowoputro, ST.,M.T.,
Masyarakat membutuhkan transportasi yang cepat, mudah, aman, murah dan nyaman, kata Pakar transportasi Universitas Brawijaya (UB) Hendi Bowoputro, ST.,M.T., saat menanggapi aksi demontrasi terhadap transportasi online beberapa waktu lalu di Malang.
Hendi mengatakan lima komponen tersebut saat ini menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh transportasi lokal seperti angkot dan taksi lokal di wilayah Malang.
"Masyarakat lebih memilih menggunakan transportasi yang mudah meskipun dia harus membayar beberapa persen lebih mahal. Jika mereka disuguhkan dengan transportasi on line yang tidak hanya mudah tapi juga murah mereka pasti akan lebih memilih transportasi tersebut,"katanya.
Kemajuan teknologi, kata Hendi, bisa menjadi solusi dalam bertransportasi, namun regulasi pemerintah masih dianggap belum siap menghadapi ekonomi kreatif yang memanfaatkan kecanggihan teknologi.
"Selain itu kemampuan masyarakat melek teknologi memberikan ruang bagi transportasi on line dalam menyediakan pelayanan yang memudahkan masyarakat. Kalau anda menggunakan aplikasi smartphone lalu pengemudi taksi on line bisa menemukan lokasi anda dengan menggunakan GPS," katanya.

260 Pegawai Kontrak UB Ikuti Tes Alih Status

Dikirim oleh siti-rahma pada 22 Februari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 357

Ujian alih Status untuk Pegawai Kontrak UB
Ujian alih Status untuk Pegawai Kontrak UB
Sebanyak 260 Pegawai Kontrak Universitas Brawijaya mengikuti Tes Alih Status, Selasa (14/2/2017) di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya.  Tes ini merupakan persyaratan untuk menjadi Pegawai Tetap Non PNS UB.

Wakil Rektor II Dr. Sihabbduin, SH,MH mengatakan pada sambutannya, ujian ini diselenggarakan karena UB ingin memberikan kesejahteraan pada seluruh karyawannya.  Sebagaimana diketahui sejak pertengahan tahun 2016, UB telah melakukan sistem Remunerasi untuk PNS dan Pegawai Tetap Non PNS. Sedangkan untuk tenaga kontrak tidak bisa diberlakukan sistem remunerasi.

Dosen Unsrat Manado Raih Gelar Doktor di Fapet UB

Dikirim oleh dietodita pada 22 Februari 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 215

Dosen Unsrat Manado Ir. Verry Lengkong Hanny Rembang, M.Si Raih Gelar Doktor di Fapet UB
Dosen Unsrat Manado Ir. Verry Lengkong Hanny Rembang, M.Si Raih Gelar Doktor di Fapet UB
Dosen Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi - Manado, Ir. Verry Lengkong Hanny Rembang, M.Si merampungkan studinya di Pascasarjana Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB). Tercatat sebagai mahasiswa Pascasarjana program studi Ilmu Ternak angkatan 2010, ia telah menempuh ujian akhir disertasi, Selasa (21/2/2017). Bertempat di ruang seminar lt.6, ujian tersebut mengundang Prof. Zaenal Fanani, Dr. Bambang Ali, Dr. Harry Nugroho, dan Dr. Umi Wisapti sebagai tim penguji.

Dibawah bimbingan Prof. Budi Hartono, Hari Dwi Utami, Ph.D, dan Prof. Vicky V.J. Panelewen, pria kelahiran Kawangkoan ini mengangkat penelitian berjudul “Analisis Efisiensi Pemasaran Ternak Sapi Potong di Provinsi Sulawesi Utara.” Penelitian dilakukan selama empat bulan dengan mengamati efisiensi pemasaran dan model pemasaran ternak sapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur pemasaran, model integrasi pemasaran, dan efisiensi pemasaran ternak sapi potong di Kota Manado, Kota Tomohon, dan Kabupaten Minahasa (Kawangkoan).