Prasetya Online

>

Berita UB

Vokasi Gelar PK2MABA

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh humas3 pada 19 Agustus 2010 | Komentar : 0 | Dilihat : 3599

Sekretaris Vokasi, Pembantu Rektor I, Rektor dan Pembantu rektor II saat menyanyikan lagu Indonesia Raya
Sekretaris Vokasi, Pembantu Rektor I, Rektor dan Pembantu rektor II saat menyanyikan lagu Indonesia Raya
Peserta PK2MABA Vokasi UB
Peserta PK2MABA Vokasi UB

Program Vokasi Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MABA) untuk mahasiswa baru tahun akademik 2010/2011 bertepatan dengan Dirgahayu Republik Indonesia ke-65, Selasa (17/8). PK2MABA diikuti oleh mahasiswa dari 10 program Diploma 3 dan 1 program Diploma 1 selama tiga hari, Selasa-Kamis (17-19/8). Kegiatan yang dibuka oleh Rektor Prof Dr Ir Yogi Sugito ini bertempat di GOR Pertamina-UB.

Dalam sambutannya Rektor memberikan motivasi untuk mahasiswa Program Vokasi. "Lulusan yang memiliki keahlian seperti yang diajarkan di Vokasi UB sangat dibutuhkan oleh dunia kerja," ungkapnya. Menurut Rektor negara maju membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian dua kali lipat dibandingkan sarjana. "Yang penting keahliannya bukan gelar," tambah Rektor.

Terkait hal tersebut, Rektor mencontohkan untuk tenaga IT (information Technology) banyak yang diterima adalah lulusan diploma bukan sarjana. Perusahaan-perusahaan di Jepang, sebagaimana dicontohkan Rektor banyak meminta lulusan ahli madya (diploma), namun yang menajdi kendala adalah bahasa. "Kesulitan lulusan kita adalah masalah bahasa bukan keahliannya," ungkap Rektor.

Prof Dr Chanif Mahdi MS, Sekretaris Program Vokasi menyampaikan acara ini seluruhnya berupa pemberian ceramah karena diselenggarakan saat bulan Ramadhan. Materi pertama disampaikan oleh Pembantu Rektor (PR) I Prof Dr Ir Bambang Suharto yang menjelaskan tentang sistem akademik di UB. PR 1 mengawali dengan menjelaskan visi dan misi UB.

PR1 dalam paparannya antara lain menyampaikan mata kuliah di Perguruan Tinggi disajikan dalam Sistem Kredit Semester (SKS). SKS jumlahnya ditetapkan oleh masing-masing Fakultas. SKS ini ditetapkan dengan dua tujuan yaitu memenuhi tuntutan pembangunan, maka disajikan program pendidikan yang lebih fleksibel dan bervariasi dengan sistem SKS.

Penjelasan ini dikatakan PR 1 bisa didapatkan di buku panduan akademik yang akan didapatkan setiap Maba. "Namun yang terpenting kalian bisa paham isinya bukan hafal," pesan PR 1.[ai]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID