Prasetya Online

>

Berita UB

Kerjasama Unibraw - Universitas Jenderal Soedirman

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 07 Maret 2007 | Komentar : 0 | Dilihat : 854

Prof Dr Ir Yogi Sugito & Prof Dr Ir Sudjarwo
Prof Dr Ir Yogi Sugito & Prof Dr Ir Sudjarwo
Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof Dr Ir Sudjarwo, beserta jajarannya meliputi Direktur Program Pasca Sarjana (PPS), Asisten I  PPS, Dekan FP dan Kepala BAAK, hari ini Rabu (7/3), berkunjung ke Universitas Brawijaya. Dalam kunjungan tersebut, mereka disambut langsung oleh Rektor Universitas Brawijaya, Prof Dr Ir Yogi Sugito beserta segenap pimpinan di lantai VIII gedung Rektorat. Kedua pihak dalam pertemuan tersebut sepakat untuk bekerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Rektor Unsoed secara khusus menginginkan dukungan Universitas Brawijaya untuk mengembangkan program S3 (doktoral) di institusinya. Dijelaskan, saat ini universitas negeri yang berkedudukan di kota Purwokerto tersebut baru memiliki 4-5% dosen yang bergelar doktor sehingga melalui kerjasama ini pihaknya berkeinginan memfasilitasi para dosen tersebut menempuh studi lanjut program doktor untuk PPS Ilmu-Ilmu Pertanian, Ilmu Hukum, Ilmu Ekonomi, Ilmu Administrasi, Peternakan, MIPA dan Kedokteran di Universitas Brawijaya. Lebih jauh, pihaknya juga ingin belajar dari Universitas Brawijaya dalam mengelola PPS untuk bidang keilmuan tersebut. Dalam sambutannya, Rektor Unsoed juga memuji usulan penelitian dan pengabdian masyarakat Unibraw yang menurutnya terhitung sangat tinggi, tidak kalah dengan IPB, UGM dan UI. Melihat hal ini pihaknya juga bermaksud untuk belajar pula dari Universitas Brawijaya dalam upaya memotivasi serta mengatur dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Menanggapi hal ini, Rektor Unibraw Prof Yogi Sugito menyatakan, kondisi di Universitas Brawijaya untuk saat ini bisa dikatakan tidak jauh berbeda dengan Universitas Jenderal Soedirman. Dijelaskannya, saat ini Unibraw hanya memiliki jumlah doktor sekitar 10-12%. ?Lebih tinggi sedikit dari Unsoed?, kata Rektor. Selain itu, PPS yang ada di Universitas Brawijaya pun saat ini masih melakukan penataan karena baru saja diserahkan ke fakultas masing-masing untuk yang monodisiplin sementara untuk yang interdisiplin tetap di PPS Unibraw. Lebih lanjut Rektor menjelaskan berbagai penghargaan bagi dosen dan mahasiswa Universitas Brawijaya yang produktif dan berprestasi serta berbagai penjelasan manajemen PPS dari masing-masing fakultas. [nok]

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID