Prasetya Online

>

Berita UB

11.361 Calon Maba Ikuti Tes SPMK UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh humas3 pada 19 Juli 2012 | Komentar : 2 | Dilihat : 5525

Tes SPMK UB
Tes SPMK UB

Sebanyak 11.361 calon mahasiswa baru mengikuti tes Seleksi Penerimaan Minat dan Kemampuaan (SPMK) Universitas Brawijaya, Kamis (19/7).

11.361 calon mahasiswa UB tersebut tersebar disejumlah kota diseluruh wilayah di Indonesia, dengan rinciaan sebagai berikut: kota Bekasi (1474 peserta), kota Tangerang (1014 peserta), kota Malang (8314 peserta), kabupaten Banyuwangi (207 peserta), kota Mataram (146 peserta), dan kota Balikpapan (206 peserta).

Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kerjasama (BAAK), Dra. Ristika, MM mengatakan jumlah peserta seleksi SPMK UB mengalami peningkatakan sebanyak 45 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 7.836 peserta.

"11.361 peserta tes seleksi SMPK terdiri dari 6.880 calon mahasiswa mengambil jurusan IPA dan 4481 calon mahasiswa mengambil jurusan IPS,"katanya.

Lebih lanjut Dra. Ristika, MM mengatakan bahwa dari 11.361 peserta tes seleksi, jumlah kuota yang ditetapkan oleh Universitas Brawijaya sebanyak 3333 untuk jalur S1 dan 630 untuk jalur vokasi atau kejuruaan. Sedangkan daya tampung untuk SNMPTN tulis sebanyak 6017 siswa, PSB Akademik atau undangan sebanyak 3177 dan non akademik 440 siswa.

Selain dari jalur SPMK, peningkatan jumlah peminat UB juga bisa dilihat dari peserta jalur PSB non akademik yang mencapai 996 peserta yang mengalami peningkatan sebanyak 149 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 400 peserta.

Meningkatnya jumlah peserta tes seleksi masuk Universitas Brawijaya dikatakan oleh Dra. Ristika, MM didukung oleh prestasi-prestasi yang telah diraih UB baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Kita juga melakukan promosi ke daerah-daerah sesuai dengan misi dalam meningkatkan ilmu pengetahua, seni dan olahraga,"katanya.

Dra. Ristika, MM juga menambahkan bahwa semakin bertambahnya peminat terhadap Universitas Brawijaya juga didukung dengan sarana dan prasarana lewat fasiltas-fasilitas yang diberikan, seperti GOR Pertamina, GOR Basket, dan juga sepakbola yang rencananya akan dibangun,"katanya.

Selain itu, kemajuaan UB yang didapat saat ini juga didukung tenaga pendidikan dan akademik yang saling menunjang. [Oky]

Artikel terkait

Komentar

Dikirim oleh anonimus pada 19 Juli 2012.

Saya kira promosi yang paling efektif adalah melalui web dan social media, jika ada admin khusus misalnya pada twitter atau facebook. Kunjungan langsung ke daerah2x bisa aja, namun jika sering2x malah pemborosan biaya transport. Yang penting itu ada komunikasi antara calon mahasiswa dan kampus, bayangkan saja dengan hape, amak sma bisa langsung login fb dan tanya masalah seputar UB. Dan itu bisa dari mana saja. thanks

Dikirim oleh oky dian pada 20 Juli 2012.

Memang benar di abad informasi seperti ini media sosial memang efektif untuk digunakan. Apalagi media sosial lebih banyak digunakan oleh para remaja. Tidak ada remaja sekarang yang tidak kenal fb, twitter, atau jejaring soial lain.. Menurut saya, kunjungan langsung merupakan salah satu bagian dari pengenalan Universitas Brawijaya kepada masyarakat, dengan harapan melalui media itu terciptalah pemasaran melalui mulut ke mulut (mouth to mouth marketing). Yang tidak kalah pentingnya lagi adalah publikasi prestasi UB di sejumlah media yang akan menjangkau khalayak secara lebih luas.

Kirim komentar Anda

Gunakan ID