Prasetya Online

>

Berita UB

Teknik Sipil UB Borong Tropi KJI dan KBGI 2014

Dikirim oleh humas3 pada 26 November 2014 | Komentar : 0 | Dilihat : 232

Teknik Sipil UB borong tropi pada KJI dan KBGI 2014 termasuk piala Reka Cipta Titian Indonesia
Teknik Sipil UB borong tropi pada KJI dan KBGI 2014 termasuk piala Reka Cipta Titian Indonesia
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) borong tropi penghargaan dalam Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI). Setidaknya 14 tropi berhasil diraih dari KJI-X dan KBGI-VI termasuk Piala Reka Cipta Titian Indonesia sebagai Juara Umum pada KJI-X. Kompetisi perakitan dilangsungkan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selama empat hari (20-23/11). Pada kesempatan tersebut, Jurusan Teknik Sipil UB mengirimkan 3 tim untuk KJI dan 1 tim KBGI.

Satu tim pada KBGI adalah Trisula Team dengan bangunannya berjudul "Rajawali Building". Sementara tiga tim KJI meliputi Warrior-11 Team (Katana Bridge) pada jembatan Baja, Hydarnes team (Athanatoi Bridge) pada jembatan busur dan Punakawan Team (Petung Meluwung Bridge) pada jembatan beton ringan.

Standarisasi Akademik Pasca Sarjana

Dikirim oleh humas3 pada 26 November 2014 | Komentar : 0 | Dilihat : 211

Standarisasi Akademik Pasca Sarjana
Standarisasi Akademik Pasca Sarjana

Rektor UB Prof. Dr Ir Moh. Bisri MS mengatakan, di luar negeri umumnya jumlah mahasiswa S1 dan S2 setara. Namun hingga saat ini jumlah mahasiswa S1 dibanding S2 dan S3  di UB masih timpang. Menurutnya, perbandingannya belum ada 10 persen.

" Jumlah mahasiswa S1 saat ini 67 ribu sedang mahasiswa S2 dan S3 sekitar 5 ribuan," ungkap Prof. Bisri, Selasa (25/11), di gedung Pascasarjana.

Mahasiswa FH UB Raih Juara Satu LKTI LKPP

Dikirim oleh humas3 pada 26 November 2014 | Komentar : 0 | Dilihat : 235

Dari Kiri: Juara 3, Juara 2, dan Juara 1 LKTI LKPP
Dari Kiri: Juara 3, Juara 2, dan Juara 1 LKTI LKPP
Andi Tanaka, Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Brawijaya (UB) berhasil meraih juara satu dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) antar Mahasiswa, Selasa (25/11). Lomba ini diselenggarakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bekerjasama dengan UB. Ia memenangkan lomba ini melalui karya tulisnya yang berjudul "Rekonseptualisasi Sistem Pemberantasan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa: Upaya Akselerasi Mewujudkan Good and Clean Governance di Indonesia".

Serah Terima Jabatan Satmenwa 803 UB

Dikirim oleh humas3 pada 26 November 2014 | Komentar : 0 | Dilihat : 236

Serah Terima Jabatan Satmenwa 803 UB
Serah Terima Jabatan Satmenwa 803 UB
Komandan Satuan Resimen Mahasiswa 803 periode 2013/2014 Samsul Arifin menyerahkan jabatan sebagai Komandan Satmenwa kepada Fajar Bima. Upacara serah terima jabatan untuk 2014/2015 dihadiri berbagai tamu undangan dari Rindam V Brawijaya, Pangkalan AU Abdul Rahman Saleh, Komandan Kodim 0833, Komandan Batalion Tameng, Komandan Koramil Lowok Waru, Dansat Menwa serta instnasi pemerintah di Gedung Inbis UB, Kamis (201/11)

Pembina upacara, Dr. Ir. Imam Santoso, M.Si berpesan agar Komandan Satmenwa yang baru bisa melaksanakan kewajiban dan selalu mempererat tali persaudaraan serta menguatkan rohan dan menyeimbangkan antara kegiatan satmenwa dan kuliah.

Mengenalkan Indonesia Melalui Kota Pusaka

Dikirim oleh humas3 pada 25 November 2014 | Komentar : 0 | Dilihat : 266

Bedah Buku Panduan Jelajah Kota Pusaka di Indonesia
Bedah Buku Panduan Jelajah Kota Pusaka di Indonesia
Indonesia kalah dengan Hongkong atau Beijing bila menjual pusat perbelanjaan sebagai andalan wisata bagi turis asing. Tapi Indonesia punya hal yang unik untuk ditawarkan ke turis asing yakni sejarah kotanya. Demikian disampaikan Emile Leushuis, penulis buku Panduan Jelajah Kota Pusaka di Indonesia, Senin (24/11), di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya UB.

Emile memilih sembilan kota dalam bukunya ini yakni Medan, Jakarta, Cirebon, Bandung, Semarang, Yogya, Surakarta, Surabaya, Malang. Menurut lulusan Universitas Utrecht ini, pemilihan kota di bukunya ini menuai beberapa protes. Tapi pilihan ini ditentukannya karena kota-kota ini adalah kota yang memiliki sejarah dan hingga saat ini bukti sejarah masih terlihat.